pulsa-logo

10 PR Besar Siap Menanti Apple di Tahun 2018, Apa Saja?


Nariswari

Rabu, 03 Januari 2018 • 14:43

Apple, iPhone X, iPhone 8, iPhone 8, iPhone 8 Plus


iPhone X (Foto: PULSA)iPhone X (Foto: PULSA)

Apple menandai keberhasilan dan popularitasnya di bisnis smartphone di tahun 2017. Angka penjualan iPhone generasi terbarunya sangat tinggi, bahkan lebih tinggi  dari perkiraan Apple sebelumnya. Perusahaan Amerika Serikat ini terbukti sanggup bersaing ketat dengan beberapa  kompetitor utamanya seperti Samsung, LG dan Huawei. Tahun 2017 telah berlalu, menyongsong tahun 2018 tentu masih banyak sederet pekerjaan rumah dari sang vendor yang menuntut untuk segera dituntaskan.

Kira-kira apa saja ya sederet tanggung jawab dan hal yang harus dibenahi  Apple di tahun 2018 yang diwakilkan oleh symbol Anjing Tanah menurut penanggalan Tiongkok ini? Berikut uraian lengkapnya yang PULSA rangkum dari Phone Arena:

1.    Lebih Transparan ke Konsumen

Apple mengakhiri 2017 dengan sebuah skandal dan tuntutan hukum dengan nilai nominal yang sangat tinggi. Beberapa pengguna iPhone lama  menemukan fakta mengejutkan bahwa Apple secara artifisial memperlambat iPhone dengan baterai yang lebih lawas. Perusahaan ini sejatinya telah melakukan praktik ini dari sejak lama, meski selama ini mereka tidak pernah secara terbuka mengungkapkannya dengan terang-terangan. Akibatnya jutaan pengguna iPhone 6, 6s, SE, dan iPhone 7 terpaksa harus mendapati perangkat kesayangannya berkurang kinerjanya. Tindakan ini mereka ambil guna mendorong para pengguna iPhone lama untuk beralih menggunakan perangkat iPhone yang lebih anyar. Praktik bisnis yang tidak fair inilah yang sepatutnya dapat dengan mudah Apple hindari sekiranya mereka memutuskan untuk lebih transparan ketika berinteraksi dengan para pengguna setia produknya.

2.    Menyingkirkan Notch dari iPhone X

Memiliki  label harga sangat tinggi hingga sekitar Rp. 18 jutaan, iPhone X adalah ponsel yang brilian dan sangat cerdas. Smartphone ini memiliki tampilan yang luar biasa, kamera yang bagus, baterai yang solid dan berbagai fitur baru. Tapi ada satu hal yang terasa begitu ganjil. Apalagi kalau bukan area di atas sang layar tempat sejumlah sensor disematkan.  Area yang disebut dengan notch ini memang terasa begitu mengganggu pandangan. Tidak mengherankan bila banyak pengguna yang berharap seandainya notch ini dapat diganti dengan desain lain yang jauh lebih indah dan spektakuler.

3.    Peningkatan Fitur di SIRI


Pada saat Google tengah sibuk menyempurnakan fitur asisten cerdas yang dibenamkan pada semua perangkat Android yang ada di pasaran, Siri kini justru terlihat ketinggalan jauh.Banyak sekali fitur Siri yang hingga kini masih belum dimplementasikan seperti HomePod yang seharusnya bisa jadi senjata utama sang vendor untuk merealisasikan produk smart home andalannya. Miris bukan? Sejumlah pembenahan inilah yang kemudian patut sekali untuk mendapatkan perhatian demi memenangkan persaingan kedepannya.

4.    Masih Pelit Berikan Fast Charger ke iPhone Terbaru

Betapapun mahalnya smartphone Anda kalau tidak ada baterainya tentu tidak akan membawa manfaat apapun. Sangat memalukan memang pada saat Anda membeli smartphone premium, charger yang disertakan ternyata masih belum mendukung fitur pengisian daya super cepat. Percayakah Anda, iPhone X yang Anda beli seharga Rp. 18 jutaan tersebut, nyatanya cuma dibekali dengan charger 5 watt standard.

Celakanya, charger tersebut nyatanya hanya sanggup mengisi penuh baterai iPhone X dalam waktu 3 jam lebih 10 menit. Cukup memprihatinkan bukan? Konsekuensinya, pengguna yang mendambakan fitur fast charging pada iPhone kesayangannya agaknya harus berkorban dengan mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit.

5.    Peningkatan Notifikasi iOS

Sistem operasi iOS garapan Apple terkenal karena kesederhanaan dan pembaruan perangkat lunaknya yang tepat, serta aplikasi dan game-nya yang berkualitas.  Namun di balik itu semua, Apple agaknya masih terlihat lemah dalam mengelola notifikasi yang masuk pada setiap perangkat yang menjalankan iOS di luar sana. 

Sedangkan sistem operasi lain seperti Android bahkan dapat secara lebih cerdas menangani notifikasi aplikasi yang masuk. Sejumlah fitur tambahan mulai dari balasan cepat serta beragam opsi yang lebih kaya terlihat dibenamkan untuk memanjakan pengguna.

Sedangkan pada iOS, pengguna bahkan tidak akan menemukan tombol 'Clear All' yang dapat menghapus seluruh notifikasi yang masuk cukup dalam sekali langkah. Memasuki tahun 2018, Apple diharapkan akan bisa membenahi penanganan notifikasi yang akan jauh lebih efektif dan efisien bagi para penggunanya.

6.    Membawa  Fitur ‘Portrait Mode’  di iPhone Berlayar Sempit

Salah satu  fitur yang mendorong penjualan iPhone 7 Plus dan 8 Plus tidak lain adalah Portrait Mode yang tentu saja mensyaratkan adanya dua buah kamera di bagian belakang. Akan lebih baik sekiranya Apple memboyong fitur dual kamera sekaligus portrait mode besutannya pada perangkat iPhone dengan ukuran layar lebih kecil.

7.    Peningkatan Aplikasi Bawaan iOS

Apple selama ini dikenal sebagai pabrikan pembuat smartphone dan perangkat lunak andalan yang menghadirkan ekosistem yang terbaik serta paling memuaskan bagi konsumen setianya. Banyak sekali aplikasi yang terdapat di App Store yang sanggup memberikan kenyamanan dan pengalaman bagi penggunanya yang melampaui apa yang sanggup ditawarkan oleh ekosistem Android misalnya. Sayangnya keberadaan aplikasi pihak ketiga tersebut masih belum diimbangi oleh hadirnya segudang aplikasi bawaan yang seharusnya dapat diandalkan.

Aplikasi khas sang vendor seperti iMessage, Weather  dan Apple News memang telah menempatkan iPhone dalam posisi yang prestisius. Sayanya masih terlalu banyak pembenahan yang sebaiknya dilakukan guna memastikan tercapainya sinergi dan pengalaman yang jauh lebih mengesankan. Contohnya ialah iCloud yang ternyata belum dibekali dengan opsi pengaturan penting yang memungkinkan sang pengguna untuk menyeleksi file mana saja yang perlu untuk di-back up.

Apple's Office suite yang dijejalkan terlihat sulit digunakan. Ia juga tidak memperlihatkan adanya kompatibilitas dengan perangkat dari platform lainnya. Tidak ada pula fitur berbagi dan kolaborasi yang disiapkan. Alhasil, aplikasi pengolah dokumen ini gagal bersaing melawan Office 365 dan Google Documents yang sejauh ini telah mencetak banyak sekali kesuksesan sekaligus popularitas.

8.    Peremajaan Desain Apple Watch

Jika Anda selama ini memiliki anggapan bahwa  Apple Watch memiliki desain yang tidak menarik, jadul, konvensional, ternyata Anda tidak sendirian.  Vendor yang berbasis di negeri Paman Sam ini memang dikenal telah banyak sekali menggulirkan pembaruan secara berkala untuk Apple Watch garapannya. Pembaruan yang digulirkan tersebut sayangnya belum diikuti oleh adanya peremajaan tampilan dan desain yang diusungnya.

Dibandingkan dengan Samsung  yang telah memperkenalkan jam tangan pintar dengan desain trendi berbentuk membulat yang sangat cantik dan klasik lengkap dengan tali mewah yang menyajikan pula metode navigasi perangkat yang sangat mudah dengan keberadaan bezel yang bisa diputar. Apple Watch sebaliknya justru terlihat berjalan di tempat dengan desain yang tidak banyak mengalami peremajaan. Kesan kuno dan lawas begitu melekat pada produk jam pintar besutannya.

9.    Menurunkan Ongkos Reparasi

Siapa sih yang mau smartphone idamannya rusak?  Namun  jika lagi apes,  bisa saja hal ini terjadi. Sebagai catatan, uang sejumlah USD$ 550 (Rp. 7,8 jutaan) harus Anda keluarkan hanya untuk mengganti layar kaca yang retak. Ongkos perbaikan yang mencapai setengahnya tentu menimbulkan banyak keberatan dan tanda tanya. Wajar bila pada akhirnya muncul banyak sekali harapan bila pada tahun 2018 kedepan ongkos yang ditetapkan ini dapat terus dipangkas.

10.    Fitur Split Screen Multitasking di iPhone

Split Screen Multitasking adalah fitur khas yang sekarang  sudah banyak tersedia di sebagian besar ponsel  berbasis  OS Android. Sayangnya  fitur ini hingga kini masih belum diadopsi pula oleh iPhone. Tidak mengherankan bila banyak para penggemar Apple diam-diam mengidamkan supaya fitur serupa dapat menyambangi iPhone setidaknya dalam tahun 2018 ini. (Nariswari/Galing)

Sumber: PhoneArena