pulsa-logo

MediaTek Akan Kembali Garap Pasar Smartphone Flagship


Fauzi

Kamis, 04 Januari 2018 • 16:06

MediaTek,Helio X


Image Source: XiaomiToday.comImage Source: XiaomiToday.com

Setelah gagal bersinar, MediaTek bakal siap kembali masuk ke bisnis chipset untuk smartphone high-end.

Sebagaimana diketahui, awal 2017 lalu MediaTek telah merilis chip Helio X10, X20, dan X30 untuk smartphone high-end, namun mengalami kegagalan lantaran kurang mendapat dukungan dari para mitranya. Padahal dari sisi teknologi dan rasio kinerja dan harga, chip MediaTek tersebut cukup bersaing dengan Qualcomm.

Adapun menurut kabar terbaru lansiran DigiTimes, chipset seri Helio X untuk smartphone flagship diharapkan akan kembali (diusung) MediaTek di paruh kedua tahun 2018, dalam rangka menyambut munculnya teknologi 5G. Di sisi lain MediaTek juga akan terus merangsek pasar smartphone kelas menengah dan high-end dengan seri Helio P di paruh pertama tahun ini.

Mengutip sumber anonim, laman DigiTimes mengabarkan bahwa MediaTek telah menggarap setidaknya tiga chip generasi terbaru yang dibuat dengan menggunakan teknologi pemrosesor 7 nm di Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Hal ini disebut menunjukkan tekad MediaTEk untuk hadir di pasar chip smartphone top dunia. 

Sejumlah pelanggan MediaTek, seperti Oppo, Vivo, Sony, LG dan brand lainya akan terus meningkatkan model smartphone besutannya seiring dengan akan dimulainya era 5G. MediaTek pun telah secara aktif mengembangkan solusi chip AI. Dengan demikian, sumber tadi mengindikasikan bahwa MediaTek akan kembali ke pasar chip smartphone papan atas di paruh kedua tahun 2018 atau 2019.

Seperti disebutkan di atas, MediaTek sejatinya telah mencoba peruntungannya di bisnis chipset untuk smartphone high-end lewat Helio X10, X20, dan X30. Namun sayangnya, kiprah chip tersebut ternyata kurang begitu moncer.

Selain kurang mendapat sambutan dari pasar mitranya, menurut pengamat industri, MediaTek tidak dapat menemukan basis pelanggan yang besar untuk seri Helio X-nya, juga dipengaruhi oleh vendor top smartphone, seperti Apple, Samsung, Huawei, dan Xiaomi yang bergegas untuk mengembangkan chipset sendir untuk smartphone mereka.


Hal itupun menurut pengamat telah memaksa MediaTek untuk menghentikan produksi chip seri Helio X dan menunda investasinya pada paruh kedua 2017 untuk mencegah menurunnya margin kotor dari bisnis solusi chip-nya.

Sumber: DigiTimes