pulsa-logo

Masa Sih, Kamera Nokia 8 Kalah dari Meizu, Gionee dan Lava?


dian iskandar

Jum'at, 12 Januari 2018 • 16:06


Nokia 8, sumber: GizchinaNokia 8, sumber: Gizchina

Nokia 8 akhirnya merilis smartphone flagship yang sebelumnya pernah muncul pertama kali pada Agustus 2017 silam. Ini juga merupakan ponsel Android Nokia pertama yang hadir dengan kamera belakang ganda.

Meskipun smartphone ini dikemas dengan fitur yang mengesankan seperti layar QHD dan chipset Snapdragon 835, namun telah mendapat dikritik karena desainnya kurang menarik. Bahkan situs uji benchmark khusus kamera, DxOMark, kamera ganda pada Nokia 8 menunjukkan hasil yang mengecewakan dalam hal fotografi.

Pengaturan dual kamera Zeiss yang ada di bagian belakang Nokia 8 mencakup sensor RGB 13 megapiksel f / 2.0 dan aperture f-2.0 aperture 13-megapixel monochrome. Dilengkapi dengan fitur seperti dual-LED flash, PDAF, autofocus laser, pengambilan gambar video 4K pada 30 fps dan optical image stabilization.

Di departemen fotografi, menurut hasil DxOMark, Nokia 8 telah mencetak angka 72 saat berhasil memotret gambar bagus dengan eksposur yang baik dan white balance yang akurat dalam beberapa kondisi. Rentang dinamis baik hanya bila mode Auto HDR bekerja. Gambar yang ditembak dengan Nokia 8 berisi beberapa tingkat kejenuhan dan warna shading.

DxOMarks via GizchinaDxOMarks via Gizchina

Smartphone ini juga ditemukan melakukan inkonsistensi dalam rendering warna dalam kondisi redup. Ada noise yang terlihat bahkan saat ada cahaya terang di tempat kejadian. Ini menangkap lebih sedikit rincian saat memotret dalam kondisi cahaya dalam ruangan atau redup.

Sistem autofocus yang mencakup deteksi kontras, deteksi fase dan laser berhasil bekerja secara akurat dalam banyak situasi, namun bekerja dengan buruk dalam kondisi kurang cahaya. Zoom digital berfungsi dengan baik sampai 2x zoom. Nokia 8 berhasil mengesankan untuk menangkap gambar dengan efek bokeh.


Di bagian perekaman video, Nokia hanya mencatat skor 62. Ketika mengambil video di malam hari, Nokia 8 gagal memicu autofocus. Hasilnya, hanya merekam video dengan sedikit rincian dan fitur OIS gagal membuat video yang stabil. Nokia 8 bisa merekam video bagus hanya dalam luar ruang atau kondisi dalam ruangan yang terang.

Dengan skor keseluruhan 68 di DxOMark, skor Nokia 8 lebih rendah dari ponsel lawas seperti iPhone 6 dan Samsung Galaxy S6 Edge. Bahkan tidak lebih baik dari ponsel seperti Meizu Pro 7 Plus dan Lava Z25. Sekarang, Google Pixel 2 masih memimpin skor di DxOMark dengan nilai 98. Hal ini diikuti oleh Apple iPhone X dan Huawei Mate 10 Pro yang berada di posisi kedua dengan skor 97. (*)

Sumber: Gizchina