pulsa-logo

Sibuk Cari Rekanan di CES 2018, Tiga Raksasa Teknologi Siap Rilis Headset AR?


Nariswari

Senin, 15 Januari 2018 • 10:25

CES 2018, AR, Headset AR, Augmented Reality, Virtual Reality


Foto: PhoneArenaFoto: PhoneArena

Selain Virtual Reality (VR), teknologi Augmented Reality (AR) nyatanya saat ini tengah menjadi trend yang dikembangkan di berbagai perangkat pintar. Salah satunya yang populer adalah Google Glass. Meskipun Google Glass berhasil sebagai produk konsumen utama yang mengembangkan teknologi AR, namun banyak analis dan top eksekutif perusahaan teknologi yang percaya bahwa kacamata pintar yang berbasis  teknologi AR masih akan menjadi perangkat hot dan nge-trend dalam beberapa tahun mendatang. Beberapa bahkan percaya bahwa headset AR yang terhubung akan menjadi perangkat cerdas melebihi  kepopuleran smartphone saat ini.

Maka tidak heran, jika pada event CES 2018 minggu lalu di Las Vegas, beberapa  perusahaan teknologi besar mulai memetakan rencana masa depan mereka untuk pengembangan  kacamata pintar berbasis AR. Lewat event CES 2018 itulah sejumlah perusahaan teknologi besar mulai sibuk mencari rekanan perusahaan yang akan jadi pemasok komponen bagi perangkat AR yang akan mereka kembangkan.

Ada beberapa brand besar yang mulai “melirik” teknologi AR yang akan diterapkan ke headset generasi mendatang, seperti misalnya Apple, Facebook dan Google.

Dua perusahaan teknologi raksasa yang berbasis di  Korea Selatan, yakni LG dan Samsung telah memesan suku cadang dari pemasok komponen untuk headset  AR, guna membuat prototipe produk untuk bahan pengujian.

Adapun  perusahaan teknologi kecil seperti Snapchat  dan Xiaomi juga tertarik untuk memproduksi kacamata pintar berbasis  AR, dan keduanya “kepergok” mengadakan semacam pertemuan dengan beberapa mitra potensial dari pemasok  komponen AR.

Apple dikabarkan siap meluncurkan kacamata pintarnya yang berbasis teknologi AR  pada akhir tahun depan, meskipun hal ini masih sebatas rumor. Karena pada bulan Oktober 2017 lalu, Tim Cook, CEO Apple, mengatakan bahwa teknologi AR yang saat ini memang masih belum matang. Komponen optik dituding sebagai salah satu area terpenting teknologi yang hingga kini belum siap untuk mendukung produksi smartglasses ke depannya.

Namun berdasarkan keterangan dari Vice president Quanta bernama C.C. Leung yang merupakan perusahaan tempat Apple merakit produk peranti sandangnya mengatakan bahwa ia mengetahui rencana penggarapan  kacamata pintar berbasis teknologi  AR  yang sedang digarap oleh Apple dan paling tidak akan  diluncurkan di tahun 2019. Perangkat tersebut kabarnya akan menggunakan rOS (Reality Operating System) dan memiliki name code T2888.


Clay Bavor, Kepala unit AR dan VR di Google, mengatakan bahwa beberapa terobosan teknologi baru dan peningkatan AR  sangat diperlukan dalam penggarapan kacamata pintar Google sebagai penerus Google Glass. Revolusi desain kacamata pintar sangat dibutuhkan supaya ukuran layar dan optik dari kacamata yang diproduksi akan semakin ringkas dan kecil sehingga akan makin praktis di bawa kemana-mana. (Nariswari/Galing)

Sumber: PhoneArena via Bloomberg