pulsa-logo

Canggih! Kendalikan Aplikasi Melalui Pikiran


Nariswari

Kamis, 18 Januari 2018 • 20:05

Mind Control, Mengendalikan Pikiran, Kendali Pikiran, Microsoft


Foto: Microsoft.comFoto: Microsoft.com

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Pesatnya perkembangan teknologi menjadikan hal-hal yang terdengar tidak mungkin menjadi sangat mungkin diwujudkan. Seperti duhulu, orang tidak akan terpikir bagaimana caranya untuk pergi ke bulan, terbang menggunakan pesawat, atau bahkan berkomunikasi jarak jauh di belahan dunia yang berbeda sambil saling menatap wajah.

Microsoft baru-baru ini bahkan telah mendaftarkan paten yang memungkinkan pengguna perangkat pintar untuk mengendalikan aplikasi melalui pikiran mereka. Keren kan?

Paten ini memberikan keleluasan kepada penggun untuk dapat memanfaatkan pikiran mereka guna mengoperasikan aplikasi hanya dengan otak mereka tanpa melibatkan gerakan apa pun.

Dengan menggunakan ikat kepala yang dilengkapi sensor, perangkat ini dapat secara ideal menafsirkan data neurologis agar pengguna bisa  membuka, mengontrol dan menggunakan aplikasi dengan pikiran mereka. Tidak lagi menggunakan isyarat atau gerakan seperti sebelumnya.

Sensor ini akan mengirimkan sinyal neurologis seperti pembacaan electroencephalogram (EEG), yang perangkatnya dapat memecahkan kode untuk meluncurkan dan mengoperasikan aplikasi yang kompatibel.

Lebih menariknya lagi, Anda dapat "melatih" perangkat untuk mengenali sinyal mana yang kemudian dapat disandingkan dengan aplikasi sesuai kehendak pengguna. Algoritma yang disiapkan kemudian akan mempelajari perilaku otak dan menggunakan fluktuasi neuron untuk melukis atau memindahkan objek sesuai keinginan pengguna berdasarkan pola yang terdeteksi.

Beberapa isyarat operasi mencakup niat untuk menyapukan jemari, mencubit layar, klik mouse dan menekan tombol. Begitu pengguna berpikir atau berfokus pada gerakan ini, data dikomunikasikan ke sistem komputer yang menjalankan aplikasi. Data yang berasal dari pikiran pengguna yang sesuai dengan isyarat fisik dihasilkan saat pengguna memikirkan dan / atau berfokus pada gerakan tertentu.


Dalam dokumen paten tersebut disebutkan bahwa teknologi ini dapat diaplikasikan pada kontrol aplikasi, video game, simulator VR, perangkat lunak 3D, peramban web dan bahkan pengolah kata. Bukan tidak mungkin, paten yang dikantongi oleh Microsoft ini suatu hari nanti akan menjadi teknologi yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari manusia.

Teknologi ini bahkan juga dapat diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup  manusia. Misalnya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu seperti mengendalikan kaki palsu dan memberi inpidu kemampuan yang berbeda untuk mengendalikan aplikasi dan perangkat, meskipun si pengguna mengalami keterbatasan  secara fisik (disabilitas). (Nariswari/Galing)

Sumber: HindustanTimes