pulsa-logo

Turnamen E-Sport Terbesar di Asia Pasifik Masuk Fase Final, Indonesia Jumpa Thailand


Anwar Aburizal

Jum'at, 19 Januari 2018 • 14:16

APAC Predator League 2018, dota 2, e-sport


APAC Predator League 2018 (sumber: www.predator-league.com)APAC Predator League 2018 (sumber: www.predator-league.com)

Usai melewati rangkaian penyisihan selama 3 bulan di 8 negara, APAC Predator League 2018, hari ini (19/1) memasuki fase final.

APAC Predator League 2018 adalah kompetisi eSports pertama yang diselenggarakan oleh Acer dan

merupakan salah satu turnamen kelas dunia terbesar di Asia Pasifik.

"Kita telah memasuki babak akhir dalam kompetisi bergengsi APAC Predator League 2018. Melalui

kompetisi ini, kami ingin mengukuhkan komitmen utama kami dalam memimpin industri gaming dan


menciptakan ekosistem game yang kuat di kawasan Asia Pasifik," ujar Andrew Hou, President Acer Pan

Asia Pasifik.

Boom ID wakili Indonesia

Setelah menyingkirkan 7 tim lain pada Predator League Indonesian Final kemarin, Boom ID secara resmi mewakili Indonesia pada fase final APAC Predator League 2018.

Di pertandingan pertama fase final, Boom ID akan berjumpa Alpha Red asal Thailand.

Babak perempat final ini juga mempertemukan 6 finalis lainnya yaitu Quid Pro Quo (Filipina) melawan Geek Fam (Malaysia), Signify (India) melawan We Say No (Sri Lanka), 10 Twenty (Singapura) melawan Azure eSport (Hong Kong).

Babak penyisihan telah berlangsung sejak Oktober 2017 lalu dan melibatkan 1.197 tim eSport dari 8 negara.

Para finalis yang merupakan tim DotA 2 terbaik se-Asia Pasifik akan memperebutkan hadiah total mencapai

USD 150.000 dan Predator Shield, yang merupakan trophy utama kompetisi ini.

Rangkaian APAC Predator League 2018, ini akan berlangsung selama 3 hari (19-21 Januari 2018) di Mall Taman Anggrek Jakarta. @yuanzroc