pulsa-logo

Genjot Pendapatan Iklan, Apple Lakukan ini


Nariswari

Senin, 22 Januari 2018 • 20:29

iPhone, Apple, iPhone X, iPhone 8, iPhone 8 Plus


Foto: PULSAFoto: PULSA

Apple  beberapa hari yang lalu dikabarkan telah merekrut beberapa team ahli data scientist  dari sebuah perusahaan bernama Silicon Valley Data Science.  Meskipun bukan akuisisi, namun  Apple disebut-sebut bahkan telah ikut mengajak CEO perusahaan konsultan tersebut untuk ikut bergabung.

Menanggapi kabar apakah benar Apple merekrut beberapa  karyawan dari Silicon Valley Data Science,  jurubicara dari perusahaan tersebut lantas membenarkan hal tersebut.

Didirikan pada tahun 2013, Silicon Valley Data Science  adalah perusahaan startup yang berbasis di  Mountain View, California dan startup ini  menyediakan analisis data kepada perusahaan-perusahaan  besar untuk meningkatkan data statistik dan analisa perusahaan, prakiraan, efisiensi operasional, hingga indeks  kepuasan dan hubungan ke pelanggan mereka. Seorang juru bicara Apple mengakui bahwa ada “sejumlah”  karyawan dari Silicon Valley Data Science yang memang kini bergabung dalam proyek Apple tersebut.

Para tenaga ahli yang baru bergabung tersebut kabarnya mendapatkan tugas untuk  melakukan "analisis dalam inisiatif terkait iklan" di Apple. Gelombang perekrutan baru ini menyusul pasca  akuisisi Apple  aplikasi  pengenalan audio  Shazam pada bulan Desember 2017 lalu. 

Entah apakah upaya ini ada kaitannya dengan akuisisi Shazam tersebut atau Apple memang ingin menggenjot pendapatan iklannya secara global melalui proyek analitiknya yang akan menyesuaikan materi iklan sesuai dengan target pengguna yang didasarkan pada analisis data riwayat browsing atau yang lainnya. (Nariswari/Galing)

Sumber: Bloomberg via 9to5mac