pulsa-logo

Geser Apple, Huawei Jadi Merek Favorit di Tiongkok


Nariswari

Senin, 22 Januari 2018 • 20:46

Huawei, Merek Favorit TIongkok, Merek Terkuat di China, merek terkuat di Tiongkok


Weibo via GizmoChinaWeibo via GizmoChina

Positioning dan brand image sangatlah penting dalam strategi bisnis dan cukup menentukan keberhasilan  pemasaran sebuah produk. Keberhasilan inilah yang kini tengah direguk oleh Huawei yang menurut kabar terbaru telah berhasil memenangkan sejumlah penghargaan berkat nilai inovatif dan autentik produk yang diusungnya.

Selain itu, Huawei juga telah meraih penghargaan sebagai brand yang paling direkomendasikan di tahun 2018 ini. Penghargaan ini diperoleh berdasarkan pada analisis dari peringkat merek dari daftar China Net Promoter Score (C-NPS) yang kemudian disusun oleh lembaga pemeringkat merek terkemuka di negeri tersebut yang bernama Chnbrand.

Ini adalah pertama kalinya Huawei meraih penghargaan tersebut yang sekaligus menggeser posisi Apple yang selama ini memiliki peringkat bagus di kalangan konsumen di negeri tirai bambu. C-NPS memberikan rincian sejauh mana konsumen mendapatkan pengalaman yang memuaskan dari merek tertentu serta bersedia merekomendasikan produk atau layanan tersebut kepada orang lain.

Survei C-NPS di tahun 2018 mencakup 35 kota di seluruh wilayah Tiongkok dengan cakup penduduk yang disurvei berusia antara 15 dan 64 tahun. Pengambilan sampel secara acak dilakukan berdasarkan jenis kelamin, umur, dan pendapatan dengan jumlah sampel sebanyak 2.450.026 orang.

Penghargaan ini  tentu jadi pemacu bagi Huawei untuk melanjutkan visi ke depannya untuk secara total  memberikan kepuasan pada seluruh konsumennya. Huawei tidak diragukan lagi merupakan brand yang punya pengaruh kuat di tanah kelahirannya.

Namun satu pertanyaan yang mungkin masih menggantung di pikiran banyak pengamat ialah kapan kira-kira Huawei akan sanggup menembus pasar Amerika Serikat yang begitu menggiurkan. Terlebih lagi akhir-akhir ini perusahaan tersebut diketahui juga telah terlibat masalah dengan pemerintah negeri adikuasa tersebut yang berujung pada ancaman pemutusan hubungan kerja sama. (Nariswari/Galing)

Sumber: Weibo via GizmoChina