pulsa-logo

Samsung Akan Jual Prosesor Exynos ke Vendor Lain


Fauzi

Kamis, 25 Januari 2018 • 11:12

Samsung,Samsung Exynos


Ilustrasi, Foto: PULSAIlustrasi, Foto: PULSA

Ada kabar baru terkait dengan prosesor besutan Samsung yang tak lain adalah Exynos. Bukan, mengenai seri terbaru, melainkan kabar soal rencana Samsung yang disebut akan menjual prosesor tersebut ke vendor smartphone lainnya. Dalam arti, vendor smartphone lain nanti dimungkinkan untuk menggunakan prosesor Exynos di smartphone besutannya.

Terkait dengan rencana Samsung tersebut diketahui dari sumber industri sebagaimana dilansir DigiTimes. Dikatakan bahwa Samsung berencana untuk mulai menjual prosesor Exynos ke vendor smartphone lain guna memperluas skala platform chip smartphone yang dimilikinya.

Lebih lanjut sumber tersebut mengatakan langkah Samsung itu dirancang untuk lebih meningkatkan tingkat utilisasi serta pangsa pasarnya, terutama untuk segmen mid-range. MediaTek selaku vendor chip yang juga kuat di segmen menengah disebut bakal kena imbas dari rencana Samsung ini.

Adapun bicara mengenai bisnis chipset secara global, pada tahun 2017 lalu Samsung berada di posisi keempat, di bawah Qualcomm, Apple, dan MediaTek. Apakah, Samsung dapat dengan mulus memasuki pasar chip smartphone mid-range dn menggeser MediaTek di posisi tiga, hal ini disebut bergantung pada layanan tambahan apa yang dapt ditawarkan perusahaan kepada pelanggan, seperti jaminan supplai OLED, flash dan DRAM serta harga yang kompetitif.

Berdasarkan estimasi banyak pengamat pasar pertumbuhan pengalapan smartphone secara siginifikan mengalami pelemahan. Alhasil, langkah Samsung yang akan menjual prosesor Exynos ke vendor lain dianggap sebagai strategi pasar yang penting bagi perusahaan untuk memperluas pangsa pasar chip smartphone dengan menggunakan chip yang dikembangkan dilebih banyak smartphone besutannya dan menjual solusi chip-nya ke vendor lain.

Strategi ini disebut akan menempatkan Samsung pada posisi yang lebih baik untuk mendapatkan keuntungan lebih dari jaringan moile 5G yang akan resmi melenggang tahun 2020 sambil mendorong pasar chip smartphone global menjadi lebih bergejolak.

Adapun bagi MediaTek, tekanan baru dari Samsung diperkirakan bakal mengganggu renca bisnisnya pada tahun 2018. Hal ini juga disebut akan memaksa MediaTek untuk menyesuakan penerapan pemasarannya. (Ozi)


Sumber: DigiTimes