pulsa-logo

Mau Tau, Apa Saja Sih Data yang Dilacak Google Dari Ponsel Anda?


dian iskandar

Jum'at, 26 Januari 2018 • 16:34

Google,Adnroid,GPS,location,big data,pengguna android


ilustrasiilustrasi

Sudah menjadi rahasia umum jika Anda pengguna ayanan Google, Anda harus berbagi data pribadi dengan Google. Sebagai gantinya, Anda akan mendapatkan akses gratis ke layanan seperti Google Search, Gmail, Maps, dan OS Android. Lalu kemudian, Anda membiarkan Google menampilkan iklan yang sangat sesuai yang didasarkan pada profil Google Anda.

Tapi itu tidak mengubah fakta bahwa Google mengumpulkan data dengan jumlah yang luar biasa tentang Anda, terutama dari perangkat yang paling sering Anda gunakan, yakni ponsel Android Anda. Seperti dilaporkan Quartz Media, semua itu mungkin terjadi tanpa sepengetahuan Anda.

Dengan menggunakan tiga ponsel Android yang berbeda, yaitu Google Pixel 2, Samsung Galaxy S8, dan Moto Z Droid, Quartz melacak semua data dari ponsel Anda yang menjangkau server Google.

Ponsel tidak terhubung ke jaringan selular. Sebagai gantinya, mereka terhubung ke jaringan Wi-Fi portabel yang tersambung ke Internet yang dapat menguping semua transmisi yang dikirim dan diterima oleh ponsel ini.

Inilah jenis data yang dikirimkan perangkat Android ke Google secara reguler:

-    Daftar jenis gerakan yang biasa Anda lakukan. Seperti berjalan, bersepeda atau sedang dalam kendaraan.

-    Tekanan barometrik       


-    Apakah Anda terhubung ke wifi atau tidak

-    Alamat MAC-yang merupakan pengenal unik-dari jalur akses Wi-Fi yang terhubung dengan Anda

-    Alamat MAC, kekuatan sinyal, dan frekuensi dari setiap titik akses wifi terdekat

-    Alamat MAC, identifier, type, dan dua ukuran kekuatan sinyal dari setiap sinyal Bluetooth di dekatnya

-    Level pengecasan baterai telepon Anda dan apakah telepon Anda sedang diisi atau tidak

-    Tegangan baterai Anda

-    Koordinat GPS pada telepon Anda dan keakuratan koordinat tersebu

-    Elevasi GPS dan keakuratannya

Pelacakan ini kebanyakan tak disadari pengguna, meskipun Anda menyetujui untuk berbagi riawat lokasi ke Google. Misalnya pada aplikasi Google Maps, namun ada banyak hal lainnya, semua aplikasi Google di Android kemudian akan mengambil data lokasi tersebut, bukan hanya aplikasi yang meminta izin untuk melacak kamu.

Google memang membuat Riwayat Lokasi menjadi program pilihan. Tapi Quartz menjelaskan bahwa implikasi mengaktifkan Riwayat Lokasi di aplikasi Google tidak jelas bagi pengguna.

"Dengan seizin Anda, Google menggunakan Riwayat Lokasi Anda untuk memberikan hasil dan rekomendasi yang lebih baik mengenai produk Google," kata Google kepada Quartz. "Misalnya, Anda dapat menerima prediksi lalu lintas untuk perjalanan harian Anda, melihat foto yang dikelompokkan berdasarkan lokasi, melihat rekomendasi berdasarkan tempat yang pernah Anda kunjungi, dan bahkan menemukan ponsel yang hilang.

Semki demikian, Anda dapat menonaktifkan Riwayat Lokasi jika Anda lebih memperhatikan privasi Anda daripada hal lainnya, namun itu berarti tidak dapat menggunakan beberapa aplikasi yang memerlukan akses ke lokasi Anda. (*)

Sumber: Quartz via BGR