pulsa-logo

Tahan Banting dan Tumpahan Air, Dell Chromebooks 5190 Dibanderol Segini


Nariswari

Jum'at, 26 Januari 2018 • 17:10

Dell, Chromebooks, Laptop Tahan Air, Laptop Tahan Banting, Chromebooks OS, Chromebook OS


Foto: 9to5googleFoto: 9to5google

Dell sebagai salah satu produsen laptop dan PC membuktikan bahwa mereka  tidak gentar  pada persaingan ketat di bisnis laptop, meskipun  faktanya bisnis ini sedang mengalami penurunan dari tahun ke tahun.  Hari ini Dell memperkenalkan model terbaru dari laptop clamshell berdesain hybrid terbarunya yang menyasar untuk pasar pendidikan yang masuk dalam jajaran Dell Chromebooks 5000 Series.

Dipasarkan dengan nama Chromebook 5190, laptop ini hadir dengan layar berdiagonal 11 inci. laptop clamshell  berdesain hybrid 2-in-1 bisa berfungsi sebagai laptop atau tablet. Menariknya, ia juga mendukung mode opsional yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dalam mode tablet. Dilengkapi Stylus, ia juga mendukung penggunaan USB Type-C dan baterai dengan masa pakai hingga 13 jam.

Menyasar para pelajar, Chromebook 5190 juga mengusung desain tangguh dengan layar anti gores, engsel yang sangat kuat, keyboard tahan tumpahan cairan, dan chassis kuat yang tahan banting.

Dell Chromebooks 5000 Series memang merupakan jajaran laptop yang dibangun dan didesain sedemikian rupa  untuk menahan “kecelakaan umum”  yang mungkin terjadi di kelas atau di perjalanan. Dengan desain chassis baru, laptop ini sanggup bertahan meski dijatuhkan dari ketinggian 1,2 meter ke permukaan biasa atau dari ketinggian 70cm pada permukaan  baja. Ukuran ini adalah perkiraan tinggi meja kelas pada permukaan yang paling keras.

Dell sendiri adalah produsen Chromebook pertama yang sanggup membuat sebuah laptop yang diklaim dapat bertahan meski terjatuh hingga 10.000 kali dari  berbagai sudut.

Kinerjanya mengandalkan prosesor Intel Celeron dual-core atau quad-core, namun belum  jelas berapa banyak penyimpanan memori internal dan RAM yang disertakan di dalamnya. Dell Chromebooks 5000 Series  tersedia  mulai pada bulan Februari 2018 dengan harga jual mulai dari USD$ 289 (Rp3,8 jutaan). (Nariswari/Galing)

Sumber: 9to5google