pulsa-logo

Nyerah, LG Akhirnya Hengkang dari Tiongkok


Nariswari

Minggu, 04 Februari 2018 • 14:20

LG, LG Keluar


Sumber: GizChinaSumber: GizChina

Sebuah kabar mengejutkan  terdengar sejak pekan lalu, di mana perusahaan manufaktur  elektronik raksasa yang berbasis di Korea Selatan, LG, merilis hasil finalnya untuk tahun 2017 dan memutuskan bahwa mereka terpaksa harus menarik diri dari pasar smartphone Tiongkok. Apa yang mendorong LG akhirnya memutuskan hal  tersebut? Dengan jumlah penduduk yang massif, negeri yang terletak di jantung Asia Timur tersebut tentu saja merupakan pasar yang sangat empuk.

Selama dua tahun terakhir, bisnis mobile LG telah mengalami kerugian besar dan hanya berhasil mendapatkan sedikit keuntungan pada kuartal pertama 2017. Melihat nilai yang dirilis minggu lalu, perusahaan tersebut menyesalkan bahwa persaingan dari merek domestik rupanya telah mekasa perusahaan tersebut untuk menyerah.

Salah seorang perwakilan LG Mobile di Beijing mengatakan kepada media bahwa bisnis smartphone milik perusahaan telah berhenti beroperasi di negeri tersebut.

Keputusan untuk keluar dari pasar smartphone terbesar di dunia tersebut konon kabarnya berkaitan langsung dengan nilai keuntungan perusahaan yang sangat kecil sejak tahun 2015. Pasar  smartphone di  negeri tirai bambu tersebut saat ini dinilai sudah sangat jenuh. Sejumlah vendor smartphone kecil di negara tersebut bahkan banyak pula yang harus jatuh bangun demi menancapkan pengaruhnya.

Sepanjang tahun 2016, LG hanya menjual 160.000 unit smartphone di Tiongkok dari sekitar 480 juta total pengiriman smartphone di seluruh negeri. Jelas, ini adalah angka penjualan yang sangat mengecewakan.  

LG tidak bahkan tidak meluncurkan smartphone baru pada tahun 2017 lalu. Satu-satunya perangkat terakhir yang diluncurkan adalah LG G5 SE yang tiba pada bulan Mei 2016.

LG sekarang  hanya akan fokus pada pasar Amerika Utara dan Eropa.  Namun bukan berarti LG bisa “tenang” , karena di pasar Eropa dan Amerika Utara pun, LG akan menghadapi persaingan yang ketat dari merek global seperti  Samsung, Apple serta pemain kuat dari Tiongkok seperti Huawei dan Xiaomi.


Kemampuan produsen smartphone di negara tersebut dalam menjual perangkat papan atas dengan harga terjangkau rupanya berhasil memberikan “pukulan” telak kepada beberapa vendor smartphone besar seperti  Samsung, LG  dan Apple yang harus merelakan kehilangan kue pasarnya di India dan juga Tiongkok. (Nariswari/Galing)

Sumber: PhoneRadar via GizChina