pulsa-logo

Intel Siapkan Kacamata Pintar, Ini Bocorannya


Nariswari

Selasa, 06 Februari 2018 • 16:40

Intel vaunt Smart Glasses, Intel Vaunt, Intel Smart Glasses


Sumber: TheVerge via LiliputingSumber: TheVerge via Liliputing

Intel saat ini dikabarkan sedang memperluas sayap bisnisnya dengan menggarap kacamata pintar yang mengusung platform baru bernama Vaunt.  Bagi Anda yang selama ini mengenal sebagian besar kacamata pintar, sepertinya akan sedikit kaget dengan desain yang diusungnya. Pasalnya, Intel Vaunt Smart Glasses akan datang dalam beberapa gaya yang berbeda, bekerja dengan resep dokter, dan umumnya terlihat dan terasa seperti kacamata biasa ... tapi di saat Anda mengenakannya, Anda akan dapat melihat apa yang tampak seperti layar komputer kecil di depan mata kanan Anda.

Intel Vaunt Smart Glasses kabarnya saat ini tengah dalam proses pengujian untuk para developer melalui early acccess program yang akan dirilis pada akhir tahun 2018.

Intel jelas bukanlah perusahaan pertama yang mengembangkan display head-up di smart glasses. Google Glass yang pada mulanya diluncurkan sebagai kategori produk baru yang revolusioner yang siap mengincar para pekerja pabrik dan profesional medis.

Intel Vaunt Smart Glasses  ternyata tidak memiliki  beberapa fitur utama yang dimiliki oleh Google Glass. Kacamata ini tidak akan dibekali dengan speaker ataupun kamera serta datang dengan bobot yang sangat ringan hanya seberat 50 gram.

Intel Vaunt Smart Glasses dibekali dengan lensa, baterai, chip prosesor, chip Bluetooth, dan proyektor laser (menggunakan teknologi VCSEL) yang dapat menghasilkan  gambar 400 x 150 piksel ke lensa. Namun teknologi proyektor monokrom merah ini akan lebih banyak menayangkan teks daripada grafis.

Ide awal dari penciptaan Intel Vaunt Smart Glasses ini supaya kacamata ini dapat disandingkan dengan perangkat iPhone atau smartphone berbasis OS Android dengan menayangkan pemberitahuan seperti panggilan masuk, pesan teks, atau petunjuk arah navigasi.

Ketika ada sebuah pesan baru muncul, Anda akan langsung melihatnya di bagian tepi layar sang kacamata. Berikutnya Anda dapat membuka pesan cukup dengan mengedipkan mata Anda. Pengguna tidak harus repot-repot mengecek notifikasi dengan mengeluarkan ponsel dari dalam saku celana atau mengangkat pergelangan tangan sebagaimana yang bisa dijumpai pada pemakai jam tangan pintar.


Tidak hanya teknologi yang relatif sederhana yang memungkinkan Intel Vaunt Smart Glasses memiliki bobot yang  ringan, namun juga membantu masa pakai baterainya.

Bandingkan saja dengan Google Glass yang hanya sanggup bertahan beberapa jam, Intel Vaunt Smart Glasses bahkan dirancang untuk bertahan sepanjang hari (hingga 18 jam). Hal ini dimungkinkan dari banyaknya fitur yang memang mengalami pemangkasan.

Team penguji di Intel mengatakan bahwa unit demo yang saat ini diuji tidak memiliki mikrofon, namun Intel mempertimbangkan untuk menambahkannya di kemudian hari sehingga dapat bekerja dengan voice assistant seperti  Alexa, Google Assistant atau asisten suara lainnya. Sehingga Anda dapat menanyakan petunjuk arah, resep masakan atau memantau skor olahraga, berita, atau cuaca.

Secara keseluruhan, Vaunt bukanlah perangkat mandiri karena ia masih bergantung pada koneksi dengan smartphone. Intel berencana untuk mulai menawarkan versi awal perangkat keras Intel Vaunt Smart Glasses kepada pihak pengembang pada akhir tahun ini dengan harapan pihak pengembang  bisa membuat aplikasi yang dapat berjalan di atas platform dari kacamata pintar ini.

Kabarnya, Intel juga berupaya untuk menjual kacamata pintarnya tersebut melalui jalur retail seperti toko kacamata. Intel sekarang ini memang tengah mencari mitra perusahaan yang memungkinkan langkah bisnis tersebut supaya bisa terwujud. (Nariswari/Galing)

Sumber: TheVerge via Liliputing