pulsa-logo

Menolak Lupa, Ini Deretan Fitur Ponsel yang Sudah dan Hampir Punah


dian iskandar

Selasa, 06 Februari 2018 • 21:07

fitur unik,sejarah ponsel,sejarah smartphone,internet,WAP,ponsel jadul,ponsel lawas,nokia lama,blackberry,ponsel tv,infrared


ilustrasiilustrasi

Perkembangan teknologi telah memaksa fitur ponsel terus berkembang hingga akhirnya sekarang ini ponsel menjadi lebih ‘pintar’ atau dikenal dengan smartphone. Perkembangan dari sisi jaringan mobile yang telah mengadopsi Internet berkecepatan tinggi juga ikut menggerus beberapa fitur yang dulu pernah eksis.

Nah, mungkin Anda termasuk yang pernah merasakan era ponsel generasi pertama hingga generasi kedua dimana Internet masih sangat lambat dan fitur multimedia di ponsel masih sangat terbatas. Untuk menolak lupa, berikut kami beberkan fitur apa saja sih yang pernah eksis dan yang kini hampir punah.

1.    EMS

image courtesy: mobile-review.comimage courtesy: mobile-review.com

EMS (Enchanced Messaging Service) adalah fitur layanan yang memungkinkan pengguna mengirim gambar sederhana di ponsel dengan kayar monochrome. Singkatnya, fitur ini mirip dengan emote icon pada layanan messaging.

Fitur ini serba terbatas, baik dari ukuran gambar maupun besaran filenya. Fitur ini tentu sudah tidak lagi digunakan karena tuntutan jaman.  

2.    WAP


contoh laman WEB via WAPcontoh laman WEB via WAP

WAP (Wireless Application Protocol) adalah sebuah protokol komunikasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses internet pada ponsel dengan Internet yang kecepatannya masih minim. Akses Internet pada era WAP ini, menggunakan Circuit Switch Data (CSD) dengan kecepatan hanya mencapai 14,4 kbps –  28 kbps. Hmm,..bisa dibayangkan?

Jadi, tampilan web mobile pada saat itu sama seperti ketika kita mengakses mesin ATM, hanya berupa teks saja. Lalu kemudian WAP ini berkembang ke versi yang lebih baik, bisa menampilkan gambar di ponsel-ponsel yang sudah mengadopsi layar warna. Fitur WAP masih populer hingga kemunculan era ponsel bertenaga 3G.

3.    MMS

Fitur MMS (Multimedia Messaging Service) adalah fitur berkirim pesan yang lebih lengkap. Ia bisa menyertakan multimedia,  berupa gambar, teks dan suara. MMS merupakan fitur kunci yang menandakan kehadiran teknologi 2,5G (EDGE).

Kelemahan dari pesan ini adalah, tarifnya yang lumayan mahal, juga pada saat diperkanalkan di Indonesia, tak bisa mengirim ke lintas operator. Sekarang fitur ini tinggal cerita dimana smartphone sudah bisa mengirim email, memutar video panjang da nada layanan pesan yang memungkinkan kita mengiriim semua jenis file multimedia.

4.    PTT

Sama halnya dengan MMS, PTT (Push to Talk) muncul ada era ponsel generasi kedua. Fitur ini sempat digembar-gemborkan tetapi ternyata di Indonesia tak satupun operator yang membuka layanan ini. Memang sih, layanan ini tak cukup untuk membuat kita lebih enjoy menggnakannya. Sebab, ini hanya komunikasi suara via Internet yang dibuat mitip dengan walkie talkie. atau HT (Handy Talky).

Fitur ini memungkinkan kita untuk bertukar suara seperti berbicara atau mendengar pesan secara langsung dari lawan bicara kita. Kekurangan dari PTT adalah ia mengharuskan kesamaan provider, alat headset yang mempunyai tombol, masih menggunakan GPRS sehingga suara tidak jernih, dan bersifat “half-duplex” yang mengharuskan pengguna bergantian dalam berbicara dan mendengar, alias tidak bisa bersamaan.

5.    Port Infrared

Sebelum Bluetooth menjadi terkenal seperti sekarang, infrared memiliki peran penting di ponsel lawas yang fuungsinya sebagai media untuk mentransfer data antar ponsel atau ke perangkat lain. Cara menggunakannya memang agak ribet, sebab antara perangkat satu dengan yang lain haru didekatkan ketika akan mengirim atau menerima data. Kecepatannya pun sangat mnim, mungkin untuk mengirim file 1GB lewat port infrared bisa seharian.

Bayangkan, sekarang sudah ada Bluetooth bahkan pengiriman file juga bisa lewat wifi. Hidup seakan menjadi lebih muda, betul gak?

Sebagai media untuk mentransfer data, infrared port sudah tergantikan, namun fitur ini tetap ada dijumah smartphone. Ya, fungsinya sekarang untukmendukung fungsi ponsel sebagai remote untuk perlengkapan elektronik lain seperti TV atau AC dan lains sebagainya.

6.    TV analog

salah satu ponsel TV yang populer di jamannyasalah satu ponsel TV yang populer di jamannya

Fitur TV analog sempat menjadi tren di Indonesia era 2009-an. Ketika itu, bermunculan merek-merek ponsel dalam negeri yang diproduksi di Cina. TV analog ini masih ada disejumlah ponsel fiturTapi untuk pengguna smartphone, sepertinya lebih condong untuk menonton video streaming.

TV analog ini juga menjadi pembeda  antara merek-merek lokal dengan merek global. Umumnya, merek-merek seperti Samsung, Blackberry dan Nokia yang kala itu tengah booming tak menyertakan fitur ini. Mungkin fitur ini juga yang membuat merek lokal begitu digemari saat itu. (*)