pulsa-logo

Polisi di Negara ini Gunakan Smart Glasses, Buat Apa?


Nariswari

Senin, 12 Februari 2018 • 10:51

Polisi, Smart Glasses, Kacamata Pintar, Polisi China, Polisi Tiongkok


Sumber: TheVergeSumber: TheVerge

Jika beberapa hari yang lalu beredar kabar viral tentang Kepolisian Perancis yang memilih perangkat tablet dan smartphone Sony Xperia, kini beredar kabar bahwa Kepolisian di Tiongkok telah melengkapi dirinya dengan smart glasses (kacamata pintar) yang memiliki fitur pengenalan wajah.  Jadi polisi di sana sekarang ini bukan hanya membawa pistol, pentungan dan borgol saja lho!

Tiongkok memang dikenal dengan aturan privasi dan pengawasan yang ketat. Negara berpenduduk paling banyak di dunia ini bahkan coba memanfaatkan perkembangan teknologi yang pesat demi memafasilitasi hal tersebut.

Seluruh petugas patroli dan Operasi Keamanan di wilayah tersebut kini mulai dibekali dengan sebuah kacamata pintar yang dilengkapi teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi identitas semua penduduk negara tersebut.

Dengan database warga, polisi akan dapat langsung  mengidentifikasi pelaku kejahatan, orang hilang, penculikan atau saksi kejahatan dengan memindai wajah di kerumunan orang.

Saat ini, Tiongkok telah memiliki kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di seluruh area publik yang dapat mengidentifikasi warga negara dan bahkan melacak gerakan mereka. Dengan demikian pihak berwenang dapat melacak dan mengungkap sebuah kejahatan dengan lebih mudah. Ketersediaan kamera CCTV ini makin diperkuat dengan  dilengkapinya setiap petugas kepolisian di lapangan dengan  sebuah kacamata cerdas di area di mana tidak terdapat kamera CCTV.

Kacamata tersebut dibuat oleh LLVision Technology Co., sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing.  Untuk sementara, kacamata pintar tersebut memang baru digunakan oleh petugas di Zhengzhou yang merupakan salah satu kota besar di negara tersebut.

Selain kepolisian, semua petugas di stasiun kereta api Zhengzou konon kabarnya juga telah dibekali dengan sebuah kacamata pintar yang sama. Lewat kacamata tersebut para petugas dapat memindai  dan mengidentifikasi semua penumpang yang akan bepergian untuk Liburan Tahun Baru Imlek. Dengan memanfaatkan teknologi canggih ini, hingga kini sudah ada 7 tersangka yang telah ditangkap dan 26 lainnya yang melakukan perjalanan dengan keterangan identitas palsu.


Kacamata ini dibanderol dengan harga yang tidak murah yakni  ¥ 3999 (Rp9 jutaan) per unit. Kacamata pintar ini menggunakan kombinasi AI dan database offline dari 10.000 tersangka yang tersimpan datanya di Kepolisian negeri tirai bambu tersebut. Memanfaatkan kaca mata inilah, kepolisian lantas dapat dengan mudah mengidentifikasi tersangka hanya dalam jangka waktu  100 milidetik. Kacamata ini  juga dapat terhubung online untuk memperbarui database dalam selang waktu singkat. (Nariswari/Galing)

Sumber: 1, 2, 3