pulsa-logo

Samsung Emoh Gunakan Modem 5G Besutan Qualcomm, Kenapa?


Nariswari

Senin, 12 Februari 2018 • 13:48

Samsung,Qualcomm,5G


Ilustrasi, Foto: PULSAIlustrasi, Foto: PULSA

Baru-baru ini Qualcomm mengumumkan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan lebih dari selusin produsen smartphone (OEM) untuk menghadirkan perangkat berkemampuan 5G ke pasar.

Lusinan OEM  tersebut akan menggunakan modem Snapdragon X50 5G NR yang digarap oleh Qualcomm di handset generasi mereka mendatang yang kemungkinan bakal dirilis tahun 2019.

Daftar OEM global yang bekerja sama dengan Qualcomm, beberapa di antaranya adalah brand smartphone besar, seperti LG, Vivo, Oppo, HTC , HMD Global (pemegang merek Nokia), Sony Mobile, Asus  dan Sharp. Namun Anda yang cukup jeli, pasti terkejut melihat fakta bahwa vendor smartphone terbesar di dunia, yakni Samsung yang ternyata tidak ada dalam daftar.

Ini menunjukkan bahwa meski antara Samsung dan Qualcomm sudah terjalin untuk meningkatkan kerjasama di berbagai bidang teknologi melalui transisi ke 5G, nyatanya Samsung tidak akan membuat perangkat  generasi mendatang mereka menggunakan modem 5G dari Qualcomm.

Adapun modem Snapdragon X50 5G NR sebenarnya pertama kali terdengar sejak  tahun 2016. Modem ini memiliki  fitur "New Radio" yang  adalah spesifikasi 5G pertama yang saat ini telah memenuhi  standarisasi oleh badan standar 3GPP.

Kode "NR" pada dasarnya adalah menggambarkan kemampuan koneksi di jaringan 5G seperti kode “LTE” atau Long-Term Evolution menjadi identik dengan 4G. Qualcomm mengatakan bahwa mereka merancang modem Snapdragon X50 5G NR sedikit lebih awal dari perkiraan sebelumnya, adalah untuk mendukung jaringan 5G agar perkembangan dan adopsi  5G menjadi kenyataan.

Saat digabungkan, prosesor Snapdragon dengan modem LTE Gigabit kelas terintegrasi, platform Snapdragon 5G yang lengkap dapat memberikan dukungan multi-mode 4G/5G. Dukungan 4G fallback Fed sangat penting karena walaupun smartphone 5G akan memasuki pasar global di pada tahun depan, namun masih akan memerlukan proses  beberapa waktu sebelum operator di berbagai negara  mengaktifkan  jaringan 5G mereka.


Qualcomm mengklaim bahwa modem Snapdragon X50 5G NR garapannya dapat mencapai kecepatan tertinggi 5Gbps dengan menggunakan Multiple-Input Multiple-Output atau MIMO pada pita frekuensi 28GHz yang merupakan bagian dari spektrum milimeter Wave atau mmWave. Hal ini dimungkinkan karena adanya perangkat keras front-end mmWave yang memiliki banyak antena yang memungkinkan penggunaan MIMO yang agresif.

MIMO pada dasarnya adalah paralelisasi komunikasi radio melalui beberapa antena dengan setiap antena menangani satu transfer data sekaligus. Gagasan di balik ini adalah untuk mendapatkan data rate agregat yang lebih tinggi dengan meningkatkan jumlah transfer data secara simultan.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, lusinan OEM global telah memutuskan untuk menggunakan modem Qualcomm X50 5G NR untuk perangkat 5G karena tahun depan. Tapi  beberapa vendor smartphone raksasa seperti Samsung, Apple dan Huawei tidak terdapat di daftar tersebut.

Tidak mengherankan jika Huawei tidak masuk daftar lantaran perusahaan asal Cina ini yang memang  tidak menggunakan chipset Qualcomm, melainkan prosesor buatan sendiri, yakni Kirin.

Untuk Samsung maupun Apple ada dari beberapa seri produk mereka yang  menggunakan prosesor Qualcomm. Namun, hubungan antara  Apple dan Qualcomm belakangan ini kurang harmonis. Keduanya kerap terlibat dalam pertempuran hukum yang kompleks dalam beberapa kasus, terutama terkait dengan paten. 

Lalu bagaimana dengan Samsung? Apa kira-kira alasan Samsung enggan menggunakan modem Snapdragon X50 5G NR garapan Qualcomm?

Beberapa dari Anda mungkin tidak menyadari bahwa Samsung cukup handal dalam membuat modem selulernya sendiri. Perusahaan teknologi yang berbasis di Korea Selatan ini  baru-baru ini mengumumkan chip generasi terbarunya yakni  Exynos 9810, prosesor yang akan memperkuat Galaxy S9 Series, dan kinerja prosesor ini digabungkan dengan modem Cat.18 LTE garapan Samsung yang terbaru.

Samsung  mengklaim bahwa modem terbaru garapan mereka  ini adalah yang pertama di industri untuk mendukung 6CA (agregasi carrier) dan mampu menghasilkan kecepatan download maksimal 1.2Gbps. Ini serupa dengan modem X20 LTE Cat.18 Snapdragon 845 yang juga menjanjikan kecepatan download 1.2Gbps. Dan Samsung akan menggunakan processor  Snapdragon 845 untuk beberapa model Galaxy S9 dan Galaxy S9 + (yang dijual di beberapa negara tertentu).

Samsung sepenuhnya mampu mengembangkan modem selulernya sendiri yang bisa bersaing dan bahkan yang terbaik dengan Qualcomm.

Sementara alasan terbesar mengapa kita tidak melihat Samsung dalam daftar OEM global yang bakal  menggunakan modem Snapdragon X50 5G NR ini adalah bahwa Samsung mengembangkan modem Exynos 5G garapan sendiri.

Samsung telah memamerkan modem baru tersebut ke mitra industri secara eksklusif di CES 2018 bulan lalu. Modem Exynos 5G juga diharapkan bisa menjanjikan kecepatan hingga 5Gbps dengan kompatibilitas mundur dengan jaringan 4G LTE, 3G dan 2G. Modem tersebut kabarnya akan mendukung kedua pita frekuensi di bawah 6Ghz serta pita frekuensi tinggi mmWave seperti 28GHz dan 39GHz. Dan modem buatan Samsung ini telah memenuhi  standar draft 3GPP untuk spesifikasi 5G awal dan akan selesai pada bulan Juni 2018. (Naris/Ozi)

Sumber: SamMobile