pulsa-logo

Beginikah Tampang 5 Kamera di Nokia 8 Pro?


Nariswari

Selasa, 20 Februari 2018 • 11:00


image: Baidu via Gizchinaimage: Baidu via Gizchina

HMD Global tampaknya sedang tancap gas untuk lebih bersaing pada segmen smartphone high end. Tak tanggung-tanggung, gosip yang beredar HMD tengah menyiapkan Nokia terbaru dengan 5 modul kamera di bagian belakang smartphone.

Perangkat tersebut menurut rumor diperkirakan akan debut sebagai Nokia 10, namun bocoran informasi terbaru yang berasal dari Weibo dan Baidu malah mengungkapkan fakta  berbeda. Disebutkan  bahwa fitur modul kamera Penta-Lens yang selama ini beredar luas dan akan diluncurkan sebagai  Nokia 10, baru-baru ini disebut akan menjadi generasi penerus Nokia 8, yang bakal hadir sebagai Nokia 8 Pro.  Juga bukan sebagai Nokia 9 seperti yang banyak dirumorkan selama ini.

image: Baidu via Gizchinaimage: Baidu via Gizchina

Berdasarkan  bocoran skema gambar yang beredar di Baidu, terlihat bahwa desain keseluruhan dari Nokia 8 Pro sangat mirip dengan desain  Nokia 9. Terutama jika kita melihat bahwa  keduanya  akan menampilkan desain Double-Glass  (bagian bodi depan dan belakangnya dibuat dari bahan kaca yang kokoh).

Nokia 8 Pro akan dilengkapi dengan modul kamera Penta-Lens berbentuk melingkar yang unik dengan teknologi kamera Zoom besutan Carl Zeiss.  Sementara itu, sensor sidik jari  ditempatkan  tepat di bawah modul kamera tersebut, diapit dengan logo “Nokia”.  Nokia 8 Pro juga dibekali dengan berbagai pengaturan kamera belakang yang didesain vertical,  dan didukung oleh LED flash di sampingnya. Sedangkan untuk spesifikasi internal, Nokia 8 Pro diperkirakan akan mengemas spesifikasi flagship premium,  termasuk penggunaan  processor teranyar Qualcomm yakni  Snapdragon 845.

Meski kabar ini sudah terlanjur beredar kencang, namuntidak sedikit yang masih meragukan kebenaran  rumor Nokia 8 Pro tersebut.  Agak diragukan  jika HMD Global akan menamakan  varian dari Nokia 8 dengan sebutan Nokia 8 Pro. Terlebih HMD Global selama ini agak “menghindari”  konvensi penamaan “Pro”, “+” atau  “Plus” di tiap jajaran smartphone andalannya, karena dikhawatirkan akan  membingungkan konsumen . (Nariswari)

Sumber: Gizchina