pulsa-logo

Nokia Bakal Cabut dari Bisnis Kesehatan


Nariswari

Kamis, 22 Februari 2018 • 11:42

Nokia Bakal Cabut dari Bisnis Kesehatan


Setelah lelah  bertahan dalam melewati beberapa tahun dengan prestasi yang kurang menggembirakan di bisnis kesehatan digital, Nokia akhirnya memutuskan untuk perlahan  meninggalkan sektor bisnis itu.Berita yang kurang menyenangkan ini mulai terendus sejak minggu lalu, yang menyebutkan bahwa Nokia mempertimbangkan kelayakan bisnis Digital Health-nya.

Bermula dari bocoran sebuah memo internal Nokia baru-baru ini yang menunjukkan bahwa Nokia  belum  akan sepenuhnya meninggalkan bisnis tersebut, akan  tetapi akan mulai meninggalkan  bisnis produk konsumennya yang menggarap digital health.

Seperti dikutip dari Gizchina, Chief Strategy Officer Nokia, Kahtrin Buvac, melalui bocoran memo tersebut  mengatakan kepada karyawan bahwa bisnis kesehatan digital  di Nokia  selama ini  telah berjuang untuk mengukur dan memenuhi ekspektasi pertumbuhannya. Kahtrin Buvac juga mengatakan bahwa Nokia saat ini sedang melakukan  “peninjauan strategis” dari bisnis Digital Health-nya.  Beliau mengatakan bahwa Nokia perlu melakukan ini  demi untuk memperbaiki kemajuan bisnis Nokia, mendorong pertumbuhan produk baru yang lebih inovatif, dan memutuskan langkah-langkah tertentu yang lebih stategis dan cocok untuk bisnis Nokia di masa depan.

Kahtrin Buvac juga mengatakan bahwa Nokia  tetap berkomitmen untuk menghasilkan  bisnis baru yang lebih strategis dan potensial bagi Nokia. Bisnis Digital Health telah memberikan perspektif pada sektor bisnis baru bagi Nokia, sekaligus membuka konversasi yang terbuka dengan  perusahaan-perusahaan lain dari inti bisnis Nokia.

Menariknya, di memo internal tersebut Kahtrin Buvac menyebutkan kata “gagal bukanlah sebuah kegagalan, namun sebuah sebuah proses pembelajaran”.

Tahun 2016 silam Nokia membeli perusahaan yang fokus mengemmbangkan  Digital Health  yang berbasis di Perancis bernama  Withings. Dan sejak itu, Nokia sebenarnya memiliki harapan besar untuk sukses  mengembangkan berbagai jajaran  perangkat pintar  berfitur kesehatan digital. Meski pada akhirnya gagal. (*)

Sumber: Gizchina