pulsa-logo

Sama-Sama Usung RAM 6GB, Pilih Mana Nokia 8 Sirocco atau Samsung Galaxy S9+?


Nariswari

Rabu, 28 Februari 2018 • 21:43

Nokia 8, Nokia 8 Sirocco, Samsung, Samsung Galaxy S9+, Adu fitur Samsung Galaxy S9+, Adu Fitur Nokia 8 Sirocco


Sumber: Nokia dan SamsungSumber: Nokia dan Samsung

Samsung secara resmi telah merilis Galaxy S9 dan Galaxy S9+ di acara Samsung Unpacked yang digelar sehari sebelum event Mobile World Congres (MWC) 2018. Lahirnya duo Samsung Galaxy S9 tersebut sekaligus menanamkan harapan baru bagi raksasa teknologi Korea tersebut untuk memperkuat posisinya di bisnis smartphone premium.

Tidak heran, jika Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9+ dibekali dengan sederet spesifikasi papan atas dan berbagai fitur yang canggih. Seperti misalnya penggunaan prosesor Exynos 9810, RAM berkapasitas 6GB, aspek rasio layar yang tinggi, hingga berbagai fitur lainnya. Namun ternyata Samsung Galaxy S9+ tidak melenggang sendirian di segmen smartphone premium.

Pada waktu yang hampir bersamaan, HMD Global merilis smartphone tandingan berjuluk Nokia 8 Sirocco. Sama-sama membidik segmen high-end, akan seperti apa sekiranya bila keduanya diadu di atas kertas? Siapa yang lebih unggul dan layak Anda pilih sebagai smartphone idaman?  Kini Tabloid PULSA merangkumnya untuk Anda.

DESAIN DAN LAYAR

Masuk di sektor layar, Nokia 8 Sirocco dibekali dengan layar P-OLED capacitive touchscreen, 16M colors berukuran 5,5 inci (dengan resolusi 1,440x2,560 piksel) dengan aspek rasio 16:9 dan memiliki tingkat ketajaman layar ~534 ppi density. Spesifikasi layar ini agak berbeda dengan Samsung Galaxy S9+ yang dibekali dengan layar Super AMOLED berukuran 6,2 inci (resolusi 1,440x2,960 piksel) dengan aspek rasio layar lebih besar 18,5: 9 dan tingkat ketajaman layar ~529 ppi density. Namun kedua smartphone sama-sama dibekali dengan perlindungan Corning Gorilla Glass 5  dan dilengkapi dengan fitur Always on Display.

Lalu bagaimana dengan dimensi kedua perangkat? Ya pasti konsekuensi dari ukuran layar yang lebih besar, menjadikan Samsung Galaxy S9+ lebih besar dan lebih berat jika dibandingkan dengan Nokia 8 Sirocco. Nokia 8 Sirocco memiliki dimensi 140.9 x 73 x 7.5 mm, sedangkan Galaxy S9+ memiliki dimensi 158.1 x 73.8 x 8.5 mm dan bobot hanya 189gram.

Tercipta sebagai smartphone premium, keduanya dibekali dengan desain casing berbahan logam. Jika Galaxy S9+ dibekali dengan frame berbahan alumunium yang kokoh, maka  bagian frame  pada Nokia 8 Sirocco dibangun dengan bahan stainless steel.


Keduanya pun dibekali dengan sertfikasi tahan air dan debu dengan rating yang sedikit berbeda. Nokia 8 Sirocco memiliki sertifikasi IP67 (tahan di dalam air kedalaman 1 meter selama 30 menit), sedangkan Samsung Galaxy S9+  dibekali dengan sertifikasi IP68.

Keduanya dibekali dengan kemampuan membaca Dual SIM (Nano SIM-dual Standby), meski ada juga varian single SIM  yang menggunakan SIM berjenis nano SIM atau Hybrid Dual.

KINERJA DAN KONEKTIVITAS

Nokia 8 Sirocco dan Samsung Galaxy S9+ menjalankan sistem operasi Android v8.0 Oreo yang sudah dilengkapi pula dengan konektivitas  Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot, Bluetooth 5.0, A2DP, dan LE, GPS, A-GPS, GLONASS, BDS, NFC, dan 3.1, Type-C 1.0 reversible connector. Nah, yang membedakan konektivitas antara keduanya ada pada dukungan FM Radio. Samsung Galaxy S9+ dibekali dengan dukungan FM Radio (yah…meskipun fitur ini untuk sementara waktu baru hadir di negara Amerika Serikat dan Kanada terlebih dahulu), sedangkan Nokia 8 Sirocco tidak akan bisa digunakan untuk mendengarkan siaran saluran radio kesayangan Anda.

Perihal kinerja, Samsung Galaxy S9+ mengandalkan prosesor terbaru Exynos 9810. Sedangkan Nokia 8 Sirocco masih menggunakan chipset ponsel jagoan tahun lalu yakni Snapdragon 835. Exynos 9810 merupakan chipset Octa-core yang terdiri dari 4x2.8 GHz Mongoose M3 dan 4x1.7 GHz Cortex-A55, sementara Snapdragon 835 sendiri memiliki 4x2.5 GHz Kryo dan 4x1.8 GHz Kryo.

Kedua smartphone ini sama-sama dibekali dengan RAM dengan besaran yang sama yakni 6GB. Namun perbedaan besar terlihat pada kapasitas memori internalnya. Untuk Samsung Galaxy S9+, dibekali opsi ROM 64/128 GB /256 GB. Sedangkan Nokia 8 Sirocco hanya menyediakan satu pilihan ROM yakni 128GB.

Kedua smartphone juga sama-sama dibekali dengan dukungan penyimpanan memori eksternal melalui  hadirnya slot MicroSD. Nokia 8 Sirocco dibekali dengan dukungan penyimpanan memori eksternal hingga 256GB (menumpang di slot SIM2), dan Samsung Galaxy S9+   dibekali dengan dukungan penyimpanan memori eksternal hingga 400GB (mengguanakan slot SIM2).

Spesifikasi yang tinggi, berbanding lurus dengan performa yang maksimal. Dari sinilah vendor smartphone kemudian memandang perlunya menyiapkan baterai dengan kapasitas yang tentu saja harus lebih besar. Galaxy S9+  dibekali dengan baterai berkapasitas daya 3,500mAh. Sedangkan Nokia 8 Sirocco menggunakan baterai Lithium ion (berjenis non-removeable) berkapasitas daya lebih kecil yakni 3,260mAh.

KAMERA

Salah satu fitur yang menjadi titik fokus dari smartphone premium  adalah sektor fotografi. Tidak jarang smartphone premium dibekali dengan berbagai spesifikasi kamera canggih dan tidak kalah dengan  kualitas kamera DSLR. Tidak terkecuali dengan Samsung Galaxy S9+  dan Nokia 8 Sirocco.

Baik Samsung Galaxy S9+  dan Nokia 8 Sirocco sama-sama dibekali dengan fitur dual kamera utama yang masing-masing memiliki resolusi  12MP. Kamera pertama dari Galaxy S9+  memiliki resolusi  12 MP (f/1.5-2.4, 26mm, 1/2.55", 1.4 µm, Dual Pixel PDAF) dan kamera dari Nokia 8 Sirocco 12MP(f/1.75, 1.4 µm, OIS), dual pixel phase detection autofocus, 2x optical zoom, Carl Zeiss optics, dual-LED dual-tone flash. Nah kamera kedua dari Galaxy S9+ akan memiliki resolusi 12MP (f/2.4, 52mm, 1/3.6", 1 µm, AF). Sedangkan, Nokia 8 Sirocco tampil lebih inferior dengan nilai bukaan lensa f/2.6 serta minus fitur OIS.

Area depan Samsung Galaxy S9+ dipersenjatai oleh kamera swafoto dengan resolusi lebih besar dibandingkan dengan kamera dari Nokia 8 Sirocco. Galaxy S9+  memiliki resolusi 8MP yang dibekali dengan berbagai pengaturan kamera seperti (f/1.7, 25mm, 1/3.6", 1.22 µm), autofocus, 1440p@30fps, dual video call, dan Auto HDR. Sedangkan kamera depan di Nokia 8 Sirocco hanya memiliki resolusi 5MP dengan fitur (f/2.0, 1.4 µm),1080p.

Perbedaan pada besar resolusi antara Samsung Galaxy S9+ dan Nokia 8 Sirocco, sedikit banyak berpengaruh pada  dukungan fitur perekaman videonya. Samsung Galaxy S9+  dibekali dengan fitur perekaman video 2160p@60fps, 1080p@240fps, 720p@960fps, HDR, dual-video recording. Sedangkan pada Nokia 8 Sirocco hanya dibekali dengan fitur perekaman video 2160p@30fps dan 1080p@30fps.

Bicara soal kualitas jepretan gambar, keduanya tentu memiliki fitur kamera yang tidak bisa dianggap enteng. Dan meskipun Nokia 8 Sirocco dibekali dengan resolusi kamera depan yang lebih kecil dibandingkan dengan Samsung Galaxy S9+, namun Nokia memilih lensa optic Carl Zeiss untuk dibenamkan di Nokia 8 Sirocco. Selain itu, Nokia 8 Sirocco juga bisa Anda pakai untuk mengabadikan gambar dari kedua sisi depan dan belakang secara bersamaan atau lebih populer disebut “Bothie”.

FITUR DAN MULTIMEDIA

Salah satu  pertimbangan konsumen dalam memilih smartphone idaman adalah kelengkapan fitur dan dukungan multimedia yang mumpuni di dalamnya. Maka tidak heran, jika Samsung Galaxy S9+ dan Nokia 8 Sirocco sama-sama dibekali dengan berbagai fitur pendukung dan fitur multimedia canggih di dalamnya.

Dimulai dari Samsung Galaxy S9+ yang didukung oleh berbagai sensor yang tergolong lengkap di dalamnya. Mulai dari Iris scanner, fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, heart rate, hingga SpO2. Sensor tersebut lebih lengkap dibandingkan dengan Nokia 8 Sirocco yang hanya dibekali dengan sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass,dan  barometer. Di sektor ini, Samsung Galaxy S9+  satu langkah lebih maju dengan menghadirkan sensor iris scanner dan heart rate.

Fitur pendukung di Samsung Galaxy S9+ juga terlihat lebih banyak dibandingkan dengan Nokia 8 Sirocco. Kedua smartphone ini sama-sama dibekali dengan fitur pengisian daya super cepat Quick Charge 4.0, Photo/video editor. Namun di Samsung Galaxy S9+ dibekali dengan Document Editor (Anda bisa mengedit dokumen dan file langsung dari smartphone ini), sedangkan Nokia 8 Sirocco hanya dibekali dengan fitur Document Viewer saja.

Galaxy S9+  dibekali dengan dukungan fitur unik yakni Samsung DeX (desktop experience support), dan dukungan Bixby (fitur voice command khas besutan Samsung yang dihadirkan di perangkat premium Samsung). Kedua smartphone sama-sama dibekali dengan fitur wireless charging Qi, pemutar video  MP4/H.264 player dan pemutar musik dalam format file MP3/WAV/eAAC+/FLAC player.

VARIAN DAN HARGA

Parameter lain yang menjadi pertimbangan kosumen dalam memilih smartphone idaman adalah harga banderol smartphone yang bersaing dan banyaknya pilihan warna yang bisa dipilih oleh konsumen. Pertama-tama kita bahas Samsung Galaxy S9+ , yang dibanderol dengan harga 990 Euro (setara dengan Rp. 16,7 jutaan), dan diluncurkan dengan beberapa pilihan warna lebih banyak dari Nokia 8 Sirocco yakni Midnight Black, Coral Blue, Titanium Gray, dan Lilac Purple.

Sedangkan Nokia 8 Sirocco hadir dengan harga banderol 750 Euro (setara dengan Rp.12,6 jutaan) dan tersedia dalam satu varian warna saja yakni Black. Yah, untuk sebagian dari Anda yang memiliki jiwa dinamis dan fashion, tentu pilihan warna Nokia 8 Sirocco terlalu konvensional dan tidak menawarkan alternatif lain yang sesuai dengan selera Anda.

KESIMPULAN

Sama-sama bertarung di segmen smartphone premium, antara Nokia 8 Sirocco dan Samsung Galaxy S9+ memiliki cukup banyak persamaan. Sama-sama memiliki  spesifikasi perangkat keras yang powerful (meskipun penggunaan versi prosesor di Samsung Galaxy S9+ adalah yang versi paling anyar dibandingkan dengan Nokia 8 Sirocco).

Keduanya juga dibekali dengan besaran RAM yang sama, dan dual kamera utama. Namun, Samsung memang memiliki beberapa  fitur yang lebih lengkap jika dibandingkan dengan Nokia 8 Sirocco. Seperti misalnya dukungan iris scanner, heart rate, Bixby, dan Samsung DeX. Samsung Galaxy S9+ juga ditawarkan dengan pilihan warna yang jauh lebih beragam. Namun , konsekuensinya adalah Samsung Galaxy S9+ dibanderol dengan harga yang jauh lebih mahal  dan selisih sekitar Rp. 4 jutaan!

Pada akhirnya keputusan soal smartphone mana yang akan Anda bawa pulang tentu akan kembali pada kemampuan kantong serta kebutuhan masing-masing pengguna. (Nariswari/Galing)