pulsa-logo

Rawan Disalahgunakan, Xiaomi Tiadakan COD di India


Nariswari

Kamis, 08 Maret 2018 • 15:56

Xiaomi, Xiaomi Redmi Note 5 Pro


Sumber: GizmoChinaSumber: GizmoChina

Xiaomi diketahui telah meniadakan opsi pembayaran di tempat (Cash on Delivery) untuk smartphone Redmi Note 5 Pro besutannya di wilayah India. Produsen smartphone Tiongkok tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil untuk membatasi penjualan kembali smartphone tersebut kepada pembeli lain lantaran banjirnya para peminat.

"Untuk membatasi penjualan kembali (re-selling), kami telah memutuskan untuk menghapus opsi pembayaran di tempat melalui toko online untuk penjualan Xiaomi Redmi Note 5 Pro di mi.com dan Flipkart.  Ini akan memberi kesempatan lebih baik bagi penggemar Mi untuk membeli produk kami. Kami selalu, dan akan terus berusaha keras untuk memudahkan penjualan perangkat andalan kami melalui  semua saluran penjualan Xiaomi di seluruh dunia.” Tulis Xiaomi dalam sebuah kiriman yang dimuat dalam forum perusahaan tersebut.

Lalu apa sih masalahnya, sampai-sampai Xiaomi harus menghapus opsi dimaksud? Bukankah ini malah akan merepotkan konsumen?

Oknum penjual terkadang memesan barang lewat metode COD agar dapat dijual kembali dengan harga tinggi. Selain itu, mereka juga tidak jarang membatalkan pesanan COD yang datang manakala mereka gagal menemukan pembeli yang bersedia meminang ponsel dengan harga lebih mahal.

"Kami telah menemukan beberapa pengguna yang melakukan transkaksi mencurigakan dan merugikan, dengan menolak pesanan saat pengiriman smartphone akan dilakukan. Hal ini meningkatkan biaya operasional yang membuat posisi Xiaomi jadi sangat sulit, dan di satu sisi Xiaomi dituntut untuk tetap harus  menjaga agar produk kami  tetap terjangkau untuk semua penggemar Mi. Untuk melindungi kepentingan penggemar Mi kami, kami telah mulai mengidentifikasi ID Mi yang mencurigakan tersebut dan telah memeriksa tiap order atau pesanan smartphone Xiaomi dari mereka.” Tulis Xiaomi. (Galing/Nariswari)

Sumber: HindustanTimes