pulsa-logo

Soal Kapan Aturan IMEI Akan Diterapkan, Ini Kata Menkominfo


Fauzi

Kamis, 15 Maret 2018 • 20:40

Aturan IMEI,Menkominfo


Rudiantara, Menkominfo, Foto: PULSARudiantara, Menkominfo, Foto: PULSA

Sebagaimana pernah diucapkan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto, pada Agustus tahun lalu, ada sekitar 20 persen dari ponsel 4G yang beredar di Indonesia merupakan ponsel ilegal (black market/BM).

Guna menekan angka peredaran ponsel BM, salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah adalah dengan menerapkan sistem pemblokiran IMEI (international mobile equipment identity). Kapan pemerintah akan menerapkan aturan ini, nampaknya belum diketahui. Meski santer terdengar aturan tersebut akan diterapkan tahun ini.

“Penerapan (aturan) IMEI untuk pengontrolan, intinya itu, bahwa pelaksanaannya kapan, kembali itu masalah teknis,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, di sela-sela acara peluncuran Alibaba Cloud di Indonesia hari ini (15/3).

Lebih lanjut Menkominfo mengatakan untuk mengetahui kesiapan penerapan aturan tersebut, pihaknya akan bertanya ke para pemangku kepentingan.

“Kita juga harus tanya operator dulu, bagaimana kesiapannya dan sebagainya. Juga ke pada vendor (handset)-nya, kesiapan vendornya seperti apa. Juga kepada teman-teman, kalau IMEI nanti diterapkan (untuk) yang baru, terus yang lama gimana nih? Kan semua (handset) ada IMEI-nya. Terus kalau diterapkan kepada yang baru, yang lama gimana, mau diblock? Itu harus dipikirin stepnya seperti apa, langkahnya seperti apa,” tandas menteri yang akrab disapa Chief RA ini.

Secara prinsip, dengan tegas Chief RA mengatakan bahwa dirinya mendukung pengontrolan melalui IMEI. Adapun kapan pelaksanaan aturan IMEI ini, menurutnya masih harus dibicarakan secara teknis.

“Nanti kalau tiba-tiba IMEI baru diperbolehkan, IMEI yang lama tidak diakomodasi, pusing (jadinya) ‘kan. Nanti yang dikomplain saya lagi. Tapi pasti kita cari cara IMEI yang lama pun akan diakomodasi,” kata Chief RA. (Ozi)