pulsa-logo

Pemerintah Diharap Samakan Perlakuannya ke Alibaba Cloud dengan Pemain Lokal


Fauzi

Jum'at, 16 Maret 2018 • 11:07

Alibaba Cloud


CEO Biznet Gio Cloud, Dondy BappedyantoCEO Biznet Gio Cloud, Dondy Bappedyanto

Pasal Cloud Indonesia kedatangan satu pemain baru dari Tiongkok. Yup, Alibaba Cloud, perusahaan penyedia layanan cloud di bawah naungan Alibaba Group ini secara resmi telah mengoperasikan data center-nya di Indonesia. Kedatangan Alibaba Cloud, tidak hanya membuat opsi lebih beragam bagi para pelanggan, tentu persaingan di ranah ini juga tambah semarak.

Berkaitan dengan kedatangan Alibaba Cloud, salah satu perusahaan penyedia cloud Tanah Air, Biznet Gio Cloud, menganggap hal ini bagus untuk pasar cloud Indonesia.

“Ya, sebenarnya sih kita welcome-welcome saja, malah bagus karena ada yang memvalidasi market cloud di Indonesia sedang tumbuh,” kata CEO Biznet Gio Cloud, Dondy Bappedyanto, ketika ditanya PULSA soal tanggapannya berkaitan dengan kehadiran Alibaba Cloud.

Selain itu, Dondy juga berharap kehadiran Alibaba di Indonesia mendapat perlakukan yang sama dari pemerintah seperti halnya pemain lokal.

“Ya harapan kita sih mudah-mudahan, dengan adanya data center (Alibaba Cloud) di Indonesia, Alibaba juga dapat perlakuan yang sama oleh pemerintah seperti cloud local, misal harus pakai denominasi rupiah dan PPN 10%,” lanjut Dondy.

Seiring dengan kedatangan Alibaba Cloud yang notabene kini menjadi pesaingnya di ranah yang sama, alih-alih menyiapkan langkah khusu Biznet Gio justru akan melakukan bisnis seperti biasanya.

“Karena balik lagi kan ujung-ujungnya tergantung ke customer. Dari sisi harga juga sudah hampir mirip-mirip. Tinggal gimana kita memberikan layanan dan dukungan yang lebih baik ke pelanggan,” ujar Dondy.


Bicara mengenai pasar cloud di Indonesia, secara umum seperti dikatakan Dondy pasarnya sedang berkembangan. Dari sisi pengguna layanannya juga sudah beragam, tidak lagi hanya dari kalangan Enterprise atau UKM level menengah saja, tapi sudah ke semua kalangan.

“Contoh mahasiswa yang belajar ilmu rekayasa piranti lunak atau ilmu komputer sudah mulai melihat cloud sebagai sarana untuk meningkatnya kemampuan mereka agar dapat bersaing di dunia kerja,” ungkap Dondy.

Sejurus dengan itu, dari sisi bisnis, Biznet Gio Cloud, juga masih lumayan bagus, di mana menurut Dondy, perusahaan yang dipimpinnya masih terus berkembang dengan signifikan. Bahkan, ke depan perusahaan ini juga siap melakukan ekspansi bisnis untuk terjun ke area lain.

“Ke depan sih kita pengen bisa masuk ke area-area yang cloud provider lain belum berani masuk. Misalnya untuk menyediakan layanan baremetal di Indonesia kan belum ada,” tutup Dondy. (Ozi)