pulsa-logo

Kejar Sony, Samsung Siap Genjot Produksi Kamera Sampai Dua Kali Lipat


Nariswari

Jum'at, 16 Maret 2018 • 14:03

Samsung, Sony, Sensor kamera Samsung


Sumber: AndroidHeadlinesSumber: AndroidHeadlines

Makin maraknya perangkat smartphone yang dibekali dengan fitur kamera  canggih, mendorong Samsung untuk berencana menggandakan produksi komponen output sensor pencitraan garapannya di sepanjang tahun ini.

Kabar ini pertama kali diperoleh dari media Korea Selatan ETNews pada awal pekan ini yang mengutip sumber yang mengetahui “ambisi” Samsung  tersebut. Perusahaan teknologi raksasa yang berbasis di Seoul ini kabarnya akan menyiapkan 13 pabrik di Hwasung untuk melakukan konversi produksi. Yang dimaksudkan konversi produksi ini adalah untuk mengalihkan produksinya dari chip DRAM ke sensor gambar.

Sejauh ini memang belum diketahui kerangka waktu tertentu yang jelas pada proyek produksi tersebut, namun produksi ini tidak akan dimulai sampai Samsung menyelesaikan konversi produksi di jalur 11 pabrik yang sama yang sudah dimulai pada akhir 2017. Dengan sendirinya,  11 pabrik tersebut akan mampu menghasilkan sekitar 20,000 unit sensor pencitraan setiap bulannya.

Produsen komponen akan sanggup meningkatkan produksinya hingga 50.000 unit lagi dengan “mengorbankan” atau menekan produksi chip DRAM sebanyak 100.000 unit, yang pada akhirnya akan bisa melipat gandakan lebih dari dua kali lipat tingkat produksi sensor gambarnya yang saat ini baru mencapai sekitar 45.000 unit per bulan.

Samsung memiliki harapan besar  untuk “menyalip”  Intel sebagai pembuat chip terbesar di dunia pada 2017 namun saat ini belum jelas apakah perusahaan tersebut mampu mempertahankan gelar tersebut sekaligus menyalip  Sony, yang saat ini merupakan produsen sensor gambar terbesar di dunia.

Sony sebagai perusahaan yang sangat fokus pada bisnis komponen sensor gambar, secara kontinu terus merevitalisasi teknologinya  dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam  hal kinerja unit pencitraannya.

Perlu Anda ketahui, mayoritas smartphone Samsung masih belum menggunakan sensor gambar buatan sang pabrikan. Model smartphone Samsung Galaxy terbaru varian Exynos dan varian Snapdragon dari Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus masih menggunakan modul sensor gambar  buatan Sony.


Sony sejauh ini masih  menjadi ujung tombak kemajuan teknologi pencitraan dan sensor kamera. Bahkan Sony dengan flagship  terbarunya yakni Sony Xperia XZ2  dipuji sebagai  alat fotografi mobile terbaik sampai saat ini yang memiliki sejumlah fungsionalitas unik, termasuk kemampuan untuk memotret video slo-mo  pada kecepatan 960fps. (Nariswari/Galing)

Sumber: ETNews via AndroidHeadlines