pulsa-logo

Qualcomm Siap Garap Teknologi Eye Tracking, ini Kelebihannya


Nariswari

Jum'at, 16 Maret 2018 • 14:21

Qualcomm, Eye Tracking, Mobile VR, Mobile AR, Mobile Headset, Headset VR, Headset AR


Ilustrasi Headset VR (Sumber: Android Headlines)Ilustrasi Headset VR (Sumber: Android Headlines)

Qualcomm dikabarkan telah menjalin kerjasama kemitraan dengan Tobii untuk mengembangkan teknologi  Mobile VR Eye Tracking serta AR Eye Tracking di perangkat mobile. Kerja sama ini dilakukan untuk menggarap headset AR dan VR mobile yang lebih sesuai dengan headset yang dapat Anda gunakan dengan PC. Kedua perusahaan  tersebut akan bekerja sama untuk mengembangkan teknologi Eye Tracking yang nantinya akan  tersedia pada headset mobile yang didasari oleh dukungan chipset Qualcomm Snapdragon 845.

Menurut pengumuman resmi yang diterbitkan oleh Qualcomm menyebutkan bahwa kedua perusahaan akan bekerja sama untuk memberikan desain referensi dan rancangan  untuk perangkat lunak Mobile VR Eye Tracking yang akan didasarkan pada desain dan algoritma perangkat keras EyeCore yang dikembangkan oleh Tobii. Hasil rancangan kolaborasi antara Qualcomm dan Tobii ini kemudian akan diteruskan ke  produsen HMD Global untuk memproduksi perangkat keras optik untuk dibenamkan di headset VR/AR tersebut.

Sejumlah manfaat akan dirasakan oleh pengguna yang memakai headset berdasarkan desain referensi yang lahir dari kesepakatan antara Qualcomm dan Tobii, termasuk koordinasi mata-tangan yang lebih baik dan akurat. Mobile VR Eye Tracking  di headset VR/AR hasil kolaborasi Qualcomm dan Tobii akan memungkinkan sinkronisitas yang jauh  lebih baik antara gerakan mata dan tangan, yang nantinya akan sangat membantu memperbaiki faktor “realitas” jadi lebih “hidup” dan membuat konten menjadi lebih menyenangkan dan berkualitas.

Selain koordinasi tangan-mata, Mobile VR Eye Tracking  yang akan dihadirkan ke headset AR/VR akan memungkinkan pengarsipan yang lebih mantap dan peningkatan yang jauh lebih signifikan  di sisi grafis. Dengan pengarsipan yang jeuh lebih bagus, headset akan dapat mengenali arah mata pengguna, kemana pemakainya melihat dan kemudian mengalihkan sebagian besar sumber daya, grafis  dan kekuatan dari CPU dan GPU ke tempat tertentu dalam konten untuk memperbaiki grafis secara real-time.

Tobii memandang teknologi Mobile VR Eye Tracking sebagai komponen penting untuk pengembangan teknologi headset VR/AR  generasi mendatang. Jadi tidak mengherankan jika Tobii dan Qualcomm mengambil langkah-langkah untuk membawa teknologi Mobile VR Eye Tracking ke perangkat VR/ AR masa depan. (Nariswari/Galing)

Sumber: AndroidHeadlines