pulsa-logo

Smartphone Misterius ZTE Mencuat di TENAA, Andalkan Layar Penuh Plus Kamera Ganda


Nariswari

Senin, 19 Maret 2018 • 10:53

ZTE, ZTE V0920, ZTE layar penuh, ZTE kamera ganda


Sumber: TENAA via Slashleaks via GizChinaSumber: TENAA via Slashleaks via GizChina

ZTE rupanya tengah menyiapkan smartphone barunya yang bakal hadir dengan nomor model “ZTE V0920”. Smartphone tersebut  baru saja melewati  sertifikasi TENAA, setelah sebelumnya giliran dua ponsel lainnya yakni ZTE A606 dan V890 melewati proses serupa. Pabrikan  Tiongkok tersebut tampaknya akan memasarkan ponsel Android di kelas menengah yang kemungkinan akan diluncurkan pada kuartal ke depan.

Dari sudut pandang desain, ZTE V0920 akan mengadopsi dual camera pada bagian punggungnya. Namun sejauh ini belum diketahui apakah ponsel ini akan hadir dengan desain layar penuh atau tidak. Adapun casing dari smartphone ini tampaknya bakal dibuat dari plastik solid.

Pada bagian sisi kanan bodi smartphone terdapat  tombol pengatur power dan volume. Sedangkan sisi kiri dari perangkat dijejali oleh SIM tray. Berbekal desain perangkat minim bezel, wajar bila akhirnya tombol fisik Home akan dihilangkan dari bagian depan. Sementara untuk pemindai sidik jari terlihat berpindah ke punggung perangkat.

Rincian lainnya juga menyebutkan bahwa smartphone ini akan hadir dengan bentang seluas 5,45 inci pada resolusi 1,440 x 720 piksel. Kinerjanya diotaki oleh chip octa-core 1.4GHz yang tidak disebutkan namanya. Ia juga didukung oleh RAM 3GB yang bersanding dengan memori internal 32GB.

Dari sektor fotografi, smartphone ini dibekali dengan dual camera utama dengan sensor masing-masing  13MP dan 2MP di bagian belakang. Sementara kamera depan memiliki resolusi 5MP. Menjalankan OS Android v8.1 Oreo, ponsel misterius ZTE ini akan didukung oleh baterai sebesar 3,100mAh.

Sayangnya meski rincian spesifikasi dari ponsel ini sudha diungkap, belum ada keterangan resmi akan dinamakan apakah ponsel yang hadir dengan nomor model ZTE V0920 ini. Ringkasnya, ponsel dengan prosesor quad core di tahun 2018 biasanya masuk dalam kategori menengah bawah. (Nariswari/Galing)

Sumber: Slashleaks via GizChina