pulsa-logo

Apple Diam-Diam Produksi Layar Sendiri, Ada Masalah Apa?


Nariswari

Selasa, 20 Maret 2018 • 20:47

Apple, Sony, Samsung Display, Japan Display, Micro LED Display


iPhone 8 Plus (Sumber: PULSA)iPhone 8 Plus (Sumber: PULSA)

Sejak bertahun-tahun yang lalu, Samsung lewat anak usahanya Samsung Display mendominasi pasar manufaktur layar OLED. Meski kemudian, muncul beberapa perusahaan manufaktur layar yang berbasis di  Cina (seperti BOE) yang cukup canggih dan memiliki prospek yang sangat besar untuk mengembangkan teknologi layar, namun sayangnya mereka belum berada di level Samsung.

Kini sebuah kabar terbaru menyebutkan bahwa Apple diam-diam tengah merancang dan bersiap akan memproduksi komponen layarnya sendiri yang nantinya akan dibenamkan pada smartphone buatannya di masa datang.

Kabarnya, Apple sekarang telah mulai melakukan serangkaian pengujian di sebuah pabrik rahasia di markasnya yang berada di California. Menurut kabar tersebut, Apple berinvestasi cukup besar dalam pengembangan teknologi layar Micro LED  generasi mendatang. Lalu mengapa Apple memilih untuk mengembangkan komponen layar berjenis Micro LED?

Micro LED menggunakan arsitektur pencahayaan yang berbeda dari layar OLED yang saat ini mulai banyak digunakan di smartphone premium. Penggunaan layar Micro LED akan memungkinkan dimensi perangkat jadi lebih tipis. Selain itu berpengaruh pada kualitas visual yang tampak lebih jernih serta lebih hemat energi.

Kabar lainnya menunjukkan bahwa karena produksi layar Micro LED jauh lebih sulit dan lebih rumit dibandingkan  produksi layar OLED, Apple pernah meninggalkan proyek Micro LED. Namun sekarang ini, Apple  telah menemukan banyak perkembangan dan  kemajuan yang telah dibuat, dan dimungkinkan untuk membantu kemudahan produksi komponen layar Micro LED. 

Langkah Apple dengan memproduksi layar sendiri, tentu  akan membantu perusahaan tersebut untuk secara bertahap mengurangi ketergantungannya akan Samsung. Tidak hanya Samsung, sejumlah produsen komponen layar lain seperti Japan Display, Sharp, dan LG Display kemungkinan juga bakal terkena imbasnya.

Namun belum diketahui kapan Apple akan mengumumkan komponen layar perdana buatannya tersebut, meski informasi ini bahkan telah berhasil membuat saham Samsung, LG, Sharp dan Japan Display turut terpukul. (Nariswari/Galing)


Sumber: Bloomberg via GizChina