pulsa-logo

Sensor Sidik Jari di Layar Akan Diadopsi Banyak Smartphone Android


Fauzi

Jum'at, 23 Maret 2018 • 22:42

Sensor Sidik Jari di Layar


Ilustrasi, Foto: PULSAIlustrasi, Foto: PULSA

Alih-alih mengadopsi sensor 3D di produk besutannya, banyak vendor smartphone Android yang justru beralih dengan memasukkan teknologi pengenalan sidik jari di layar di model smartphone berlayar 18:9.

Menurut sumber di industri sebagaimana dilansir DigiTimes, langkah para vendor smartphone Android yang akan memasukkan teknologi pengenalan sidik jari di layar ketimbang mengadopsi sensor 3D, lebih disebabkan oleh karena modul sensor 3D yang tergolong mahal untuk dibeli.

Dalam ucapannya sumber tadi juga memberi bocoran terkait Huawei Mate 11 yang disebut akan menggunakan solusi sensor sidik jari  ultrasonic milik Qualcomm. Fitur baru ini diharapkan dapat mendorong penjualan untuk Huawei setelah pengiriman Mate 11 yang diprediksi akan mulai meningkat pada kuatal ketiga tahun ini.

Qualcomm sendiri kabarnya telah bekerja sama dengan GIS sebuah perusahaan yang berbasis di Taiwan dan O-film Tech sebuah perusahaan asal Tiongkok. Kedua perusahaan mengkhususkan diri sebagai perusahaan yang menawarkan solusi layer sentuh, dan mengubahnya menjadi sensor sidik jari ultrasonic yang diharapkan bakal diadopsi oleh lebih banyak vendor smartphone berbasis Android di Tiongkok dan brand Asia lainnya di 2019.

Sensor sidik jari Qualcomm disinyalir tigak kali lebih mahal dari sensor tradisional. Modul hanya memiliki ketebalan 0,4 mm, dan dapat bekerja hingga 800 mikron. Selain itu, sensor buatan Qualcomm juga memiiliki kelebihan di mana masih dapat bekerja pada kondisi basah atau berminyak, tidak seperti modul sensor sidik jari tradisional yang banyak ditemukan di smartphone saat ini.

Adapun sensor 3D, menukil pernyataan sumber tadi diketahui bahwa biaya sensor 3D yang diadopsi oleh iPhne terbaru mencapai 60 USD. Hal ini lantaran teknologi ini melibatkan upaya yang substansial dalam pengembangan software, hardware dan integrasi system, yang secara signifikan akan melambungkan harga smartphone itu sendiri. (Ozi)

Sumber: DigiTimes