pulsa-logo

Penembakan di Markas YouTube, Apa yang Terjadi?


Galing

Rabu, 04 April 2018 • 15:54

Penembakan di YouTube, Tragedi YiuTube


Logo YouTube (Sumber: YouTube)Logo YouTube (Sumber: YouTube)

Pada hari Selasa (03/04/2018) markas besar YouTube di San Bruno, Kalifornia, Amerika Serikat diserang oleh seorang wanita yang melepaskan tembakan dari pistol. Polisi wilayah San Bruno menegaskan bahwa pelaku penembakan tidak mengenal korban. Informasi ini sekaligus meralat berita sebelumnya yang menyebutkan bahwa salah seorang korban adalah kekasih dari sang pelaku.

Pelaku sendiri diidentifikasi sebagai seorang wanita berusia 39 tahun asal San Diego bernama Nasim Aghdam. Pelaku ditemukan sudah tak bernyawa di area sekitar kompleks YouTube akibat tembakan bunuh diri. Agdham sendiri merupakan aktivis penyanyang binatang yang sempat mengikuti aksi protes yang diselenggarakan oleh organisasi People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) pada tahun 2009 lalu.

Aghdam juga merupakan YouTuber yang banyak mengunggah video tentang berbagai topik. Dalam sebuah tayangan video yang diunggah pada bulan Januari, ia menuding YouTube telah bertindak diskriminatif dengan menyaring konten miliknya yang berimbas pada rendahnya jumlah penonton video karyanya. Dia juga sempat menuliskan sejumlah uneg-uneg untuk meluapkan kemarahannya terhadap situs berbagi video tersebut.

Menurut pihak berwajib, dalam insiden tersebut, Aghdam melepaskan tembakan kepada pegawai YouTube yang tengah makan siang. Tembakan itu melukai seorang pria berusia 36 tahun yang sekarang dalam kondisi kritis. Sedang korban lainnya ialah dua orang wanita berusia 32 dan 27 tahun. Korban pria pertama ditemukan tak sadarkan diri di bagian depan markas dari YouTube. Sementara dua korban lainnya ditemukan berada di lokasi lain yang berdekatan.

Seorang pegawai rumah makan cepat saji, Fox station menyatakan bahwa dia sempat merawat seorang wanita muda yang menderita luka tembak di bagian kakinya. Ketiga korban luka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Zuckerberg San Fransisco. Menurut pihak berwenang, korban wanita berusia 32 tahun dalam kondisi serius. Sedangkan wanita berusia 27 tahun dalam keadaan stabil.

Korban keempat adalah seorang yang mengalami cedera pergelangan kaki karena mencoba melarikan diri ketika insiden tersebut berlangsung. Di markas situs berbagi video terbesar di dunia tersebut ada sekitar 1.700 karyawan yang bekerja untuk perusahaan yang juga dimiliki oleh sang raksasa mesin pencarian, Google. (Galing)

Sumber: 1, 2