pulsa-logo

Xiaomi Siap Jual 100 Juta Unit Smartphone pada Tahun 2018


Nariswari

Jum'at, 06 April 2018 • 16:03

Ulang Tahun Xiaomi, Xiaomi, Ulang Tahun Xiaomi Kedelapan, Delapan Tahun Xiaomi


Xiaomi Redmi 5 Plus (Sumber: PULSA)Xiaomi Redmi 5 Plus (Sumber: PULSA)

Xiaomi selama beberapa tahun belakangan ini berhasil memperoleh popularitas dan prestasi yang membanggakan di bisnis smartphone global.  Namun pencapaian yang selama ini dicapai oleh Xiaomi, tidak lantas menjadikannya lekas berpuas diri. Seperti Anda ingat, pendapatan Xiaomi terus merangkak naik dengan tahun 2017 sebagai tahun  terbaik dalam sejarah sang perusahaan. Data resmi yang dirilis oleh sang vendor mengungkap bahwa pada tahun lalu mereka telah mengirimkan lebih dari 90 juta unit smartphone. Sehingga pada tahun 2018 ini, perusahaan memasang target pengiriman yang lebih tinggi pada angka hingga 100 juta unit smartphone.

Media lokal Taiwan, e-Times menyatakan saat ini setidaknya ada empat produsen smartphone yang berbasis di  Tiongkok yang telah merumuskan rencana pengembangan yang sangat agresif untuk tahun 2018. Ambisi mereka ini dilandasi oleh kepercayaan diri yang sangat besar berkat penguasaan perusahaan atas pasar domestik. Dengan demikian tidak berlebihan rasanya bila mereka lantas memiliki harapan besar untuk lebih memperluas penjualannya hingga ke tingkat global pada tahun ini. Satu dari dari empat OEM China yang dimaksud tidak lain ialah Xiaomi.

Khusus untuk Xiaomi, pabrikan ini sudah sangat populer di luar tanah kelahirannya seperti India misalnya. Model Xiaomi Redmi laris manis dijual di negara tersebut berkat harga jualnya yang murah serta menawarkan kinerja yang sangat baik. Menurut laporan resmi yang diterbitkan oleh perusahaan, pengiriman smartphone Xiaomi Redmi telah melebihi angka 10 juta unit per bulan pada kuartal terakhir. Oleh karena itu, perusahaan sejatinya bisa saja meraup penjualan hingga angka 120 - 150 juta unit dalam tahun 2018 ini.

Namun posisi kuat Xiaomi di pasar smartphone China masih harus berada di belakang Huawei yang masih mendominasi. Adapun dua OEM smartphone lainnya yakni Oppo dan Vivo tampaknya lebih memfokuskan diri di negara-negara berkembang dengan menciptakan  perangkat yang memiliki banyak fitur trendi seperti Full screen Design, AI Support, kamera ganda, selfie dan lain-lain. (Nariswari/Galing)

Sumber: PCPop via GizChina