pulsa-logo

Ketahuan Hapus Pesan Sendiri, Mark Zukckerberg "Ngaku" Lagi Tes Fitur Unsend


Galing

Minggu, 08 April 2018 • 10:17

Facebook, Skandal Facebook, Skandal Pencurian Data Facebook, Cambridge Analytica, Kebocoran Data Facebook


Mark Zuckerberg (Sumber: Facebook)Mark Zuckerberg (Sumber: Facebook)

Seperti pertama kali dilaporkan oleh TechCrunch, sejumlah eksekutif Facebook baru-baru ini telah menghapus pesan yang mereka kirimkan kepada pengguna melalui kotak masuk dari situs jejaring sosial tersebut. Pesan yang berasal dari jajaran petinggi media sosial tersebut diketahui menghilang, sehingga hanya menyisakan balasan pesan dari pengguna.

Guna memastikan hal tersebut, situs berita berbahasa Inggris tersebut lantas mencoba memeriksa email yang pernah mereka terima. Hasilnya, memang benar pada tahun 2010 silam ada pesan masuk yang berasal dari bos Facebook tersebut. Meski tindakan menghapus pesan sendiri ini merupakan hal yang kelihatannya memungkinkan dilakukan oleh jajaran petinggi Facebook, namun agaknya hal ini dianggap kurang etis lantaran melanggar standar layanan yang mereka berikan yang mengharuskan adanya persetujuan dari pengguna atas segala bentuk tindakan yang diambil. Belum lagi hingga kini kemampuan menghapus pesan yang telah terkirim atau lazim disebut sebagai 'unsend' tersebut memang belum dapat dinikmati oleh semua pengguna.

Demi menanggapi aksi tersebut, Facebook lantas berdalih bahwa tindakan yang mereka ambil ini berkaitan erat dengan perubahan kebijakan yang diakibatkan oleh peristiwa peretasan data studio Sony Pictures di Hollywood yang mengumbar data gaji seluruh karyawan dan petinggi studio film tersebut termasuk informasi detail film yang sedang mereka garap di tahun 2014 lalu. Mereka beralasan bahwa penghapusan ini 'terpaksa' dilakukan untuk melindungi kebocoran data sensitif. Menurutnya, seluruh pesan yang berasal dari petinggi Facebook memang akan menghilang setelah jangka waktu tertentu.

Guna meredam gencarnya protes dari pengguna, Facebook pun lantas mengatakan bahwa pihaknya tengah merencanakan hendak meluncurkan fitur menghapus pesan terkirim (unsend) kepada seluruh pengguna di masa datang. Sayangnya pernyataan tersebut tidak menyebutkan secara detail kapan kiranya pengguna akan menerima fitur dimaksud.

"Kami telah membahas implementasi fitur dimaksud beberapa kali. Banyak orang menggunakan fitur pesan rahasia yang disediakan oleh Messenger untuk mengatur timer guna menghapus pesan mereka setelah jangka waktu tertentu. Ke depannya, kami akan memperluas ketersediaan fitur ini (di Facebook). Perluasan fitur ini mungkin akan memakan lebih banyak waktu. Hingga fitur ini siap, kami berjanji tidak akan melakukan penghapusan pesan yang berasal dari para petinggi (Facebook) lagi. Seharusnya kami melakukannya lebih cepat dan kami minta maaf karena tidak melakukannya hingga kini," jelas jurubicara Facebook. (Galing)

Sumber: TechCrunch