pulsa-logo

Baru Tahu, Di AS, Stiker Warranty Void If Removed Ternyata Ilegal


dian iskandar

Rabu, 11 April 2018 • 19:35

Baru Tahu, Di AS, Stiker “Warranty Void If Removed” Ternyata Ilegal


Image credit  Solomon203/Wikipedia (via Ubergizmo)Image credit Solomon203/Wikipedia (via Ubergizmo)

Anda pasti pernah menemukan stiker yang bertuliskan “Warranty void if removed’ atau “garansi tidak berlaku jika stiker dilepas” yang biasanya Anda temukan di bagian belakang perangkat elektronik. Itu sebagai peringatan buat Anda ketika melepasnya maka garansi tidak berlaku. Tapi ternyata, stiker seperti ini sebenarnya ilegal.

Menurut Federal Trade Commission (FTC) atau komisi yang menangani masalah perdagangan dan pengawasan antimonopoly Amerika Serikat,  mengklaim bahwa berdasarkan hukum federal di sana, pelanggan diizinkan untuk memperbaiki barang mereka sendiri, dan produsen tidak dapat memaksa pelanggan untuk menggunakan layanan perbaikan resmi mereka.

Mengingat mahalnya suku cadang pengganti dan layanan perbaikan resmi, tidak mengherankan bahwa banyak yang beralih ke layanan pihak ketiga, yang dalam beberapa kasus telah mengakibatkan beberapa konsekuensi yang tidak diinginkan. Menurut FTC, ini didasarkan pada Undang-Undang Jaminan Magnuson-Moss 1975, mencegah produsen memberlakukan pembatasan pada perangkat yang menawarkan garansi.

FTC menulis, “Melalui surat ini mengingatkan bahwa FCT sangat konsern tentang pernyataan perusahaan bahwa konsumen harus menggunakan suku cadang tertentu atau penyedia layanan untuk menjaga garansi tetap utuh. Kecuali para pemberi garansi menyediakan suku cadang atau layanan secara gratis atau menerima surat pernyataan melepaskan tuntutan dari FTC, pernyataan seperti itu umumnya dilarang oleh Undang-Undang Jaminan Magnuson-Moss, sebuah hukum yang mengatur jaminan produk konsumen. Demikian pula, pernyataan seperti itu mungkin menipu berdasarkan UU FTC."

Sejauh ini FTC telah mengingatkan kepada enam perusahaan meskipun mereka tidak menyebutkan perusahaan mana yang dimaksud. Perusahaan tersebut diberi waktu 30 hari untuk memperbarui situs web mereka dan mematuhi hukum federal AS sebelum FTC mengambil tindakan lebih lanjut. (*)

Sumber: Motherboard via Ubergizmo