pulsa-logo

Bukalapak & Pusat Zakat Umat PP Persis Gelar Pelatihan SantriPreneur


Fauzi

Jum'at, 20 April 2018 • 10:40

Bukalapak


Image: BukalapakImage: Bukalapak

Memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini, Pusat Zakat Umat PP Persis bersama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuat program kerjasama pelatihan kewirausahaan untuk para santri di Pondok Pesantren Persatuan Islam (Persis) 67 Benda Tasikmalaya.

Program pelatihan yang berjudul “Santripreneur Digital Entrepreneurship Kelas Bangkit 2018” berlangsung selama satu hari, dan dihadiri oleh lebih dari 250 santri Aliyah setingkat SMU.

BAZNAS dalam hal ini adalah sebagai mitra program yang memberikan dukungan penuh atas terlaksananya program ini yang mana pelaksanaannya dipercayakan kepada Pusat Zakat Umat PP Persis.

Bukalapak sebagai online marketplace di Indonesia turut serta dalam memfasilitasi pelatihan tersebut. Bukalapak akan berbagi wawasan mengenai kewirausahaan, pemanfaatan teknologi dalam perluasan usaha serta optimalisasi penjualan melalui online marketplace. Hal ini merupakan rangkaian program pemberdayaan ekonomi masyarakat muslim oleh Bukalapak di Indonesia.

Angga Nugraha, Direktur Eksekutif Pusat Zakat Umat, mengatakan kali ini Pusat Zakat Umat menyasar kaum santri untuk dijadikan generasi entrepreneur.

“Melalui sinergisitas antara Pusat Zakat Umat, BAZNAS dan Bukalapak, muncul program SantriPreneur. Santri akan dimotivasi dan dibimbing untuk memiliki potensi sebagai pebisnis. Harapannya kemudian hari akan bertebaran pengusaha dengan dasar santri di berbagai kawasan Nusantara Indonesia,” lanjut Angga.

Sementara itu H. Asep Abdul Hamid, S.Pd., M.Ag., Kepala Pondok Pesantren Persis 67 Benda Tasikmalaya, juga mengatakan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk menerima pihak-pihak yang ingin menjadikan kami mitra dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat muslim.


“Dengan adanya pelatihan oleh Bukalapak seperti ini, diharapkan dapat memperluas wawasan kewirausahaan kami. Kami menanamkan semangat kepada para santri untuk berjualan dengan jujur, berkah, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya.

Adapun Bukalapak diwakili oleh Strategic Advisor-nya, Muhammad Isa, menyatakan pihaknya memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian umat di Indonesia melalui serangkaian program kerjasama.

“Hal ini sejalan dengan konsep gotong royong dan kolaborasi yang dimiliki oleh Bukalapak. Harapannya, akan ada kemitraan lainnya dengan beberapa pihak agar jangkauan misi untuk memberdayakan UKM di Indonesia bisa lebih luas lagi,” tutup Muhammad Isa. (Ozi)

Sumber: PR