pulsa-logo

Lenovo Bakal Lakukan Investigasi Terkait Gagal Bootloader di Lenovo P2


Nariswari

Senin, 23 April 2018 • 11:45

Lenovo P2


Ilustrasi: Lenovo P2 Turbo, Foto: PULSAIlustrasi: Lenovo P2 Turbo, Foto: PULSA

Lenovo P2 murupakan smartphone dirilis Lenovo dua tahun lalu, tepatnya Juli 2016. Smartphone yang membidik kelas menengah ini membawa beberapa spesifikasi mid-range terbaik di masanya. Termasuk penggunaan  prosesor Snapdragon 625 yang merupakan chipset hemat daya yang dibangun dengan teknologi 14nm, layar FullHD 5,5 inci, ROM 64GB dan RAM 4GB. 

Tentu saja, fitur paling menarik yang diperkenalkan oleh smartphone ini, adalah baterai berkapasitas besar yakni  5.100 mAh, yang diklaim  akan dapat memberikan kekuatan hingga  dua hari penggunaan. Sayangnya, Lenovo P2 sedikit memiliki kekurangan lantaran kurangnya dukungan software di dalamnya.

Smartphone ini awalnya diluncurkan dengan menjalankan Android 6.0 Marshmallow dan kemudian mendapat pembaruan resmi untuk Android v7.0 Nougat. Namun, pembaruan untuk Android Oreo terbaru adalah sesuatu yang mustahil terjadi, setidaknya jika Anda hingga saat ini menunggu pembaruan resmi tersebut digulirkan ke Lenovo P2.

Untungnya komunitas custom ROM telah menggunakan smartphone ini, dengan membawa rilis resmi Lineage OS 14.1 dan bahkan LineageOS 15.1 Oreo yang siap untuk dijalankan di smartphone tersebut. Dengan ROM khusus, pemilik Lenovo P2 dapat tetap menikmati smartphone mereka tanpa merasa ‘ketinggalan zaman’ saat menyangkut dukungan software.

Namun, ada masalah menjengkelkan yang kemudian terjadi bagi pengguna Lenovo P2 yang ingin memperbarui ponsel cerdasnya dari ROM kustom yang tersedia, dan masalah tersebut adalah ketidakmampuan untuk membuka kunci bootloader  Lenovo P2.

Jika Anda mengenal ROM kustom, Anda tentu paham maslaah ini. Membuka kunci bootloader sangat diperlukan untuk mem-flash ROM yang dibuat khusus ke dalam smartphone Anda karena bootloader yang dikunci hanya dapat mem-flash boot.img yang ada di smartphone, tidak memungkinkan pengguna untuk mem-flash boot.img berbasis AOSP lainnya seperti yang ada sekarang untuk menjalankan  LineageOS.

Biasanya, proses ini melibatkan mengaktifkan opsi pengembang di perangkat berbasis Android dan memeriksa opsi buka kunci OEM yang tersedia. Setelah itu, pengguna harus reboot ke bootloader dan menerapkan perintah "buka kunci fastboot OEM" yang terhubung ke smartphone.


Untuk Lenovo P2, ketika Anda mencoba untuk memeriksa opsi "Allow OEM Unlock", Anda harus terlebih dahulu menerima beberapa ketentuan untuk menyatakan bahwa prosedur ini akan membatalkan garansi Anda. Setelah memeriksanya, Anda harus masuk dengan akun Lenovo dan menunggu 14 hari untuk mendapatkan izin. Namun, beberapa pemilik P2 malah sama sekali tidak dapat masuk dan tertera keterangan “karena kesalahan alamat email Lenovo ID belum perifikasi. Beberapa pengguna Lenovo P2 mengatakan bahwa mereka sudah memverifikasi Lenovo ID mereka, namun tetap gagal.  Masalah ini telah terjadi di beberapa pengguna Lenovo P2 selama kurang lebih satu tahun belakangan ini.

Adapun kabar terbaru menyebutkan bahwa saat ini Lenovo memutuskan untuk menyelidiki masalah ini. Pekan lalu, seorang Senior MotoAgent memposting komentar di forum yang menyatakan bahwa mereka  sedang mencari akar masalah di Lenovo P2 yang menyangkut bootloader  tersebut. Namun, sejauh ini memang belum ada update software untuk Lenovo P2 sejak kabar ini beredar. Sayangnya, pemilik Lenovo P2 harus menunggu sedikit lebih lama untuk mengetahui apa yang sedang terjadi, setidaknya untuk mendapatkan solusi dari masalah gagal booloader tersebut. (Naris/Ozi)

Sumber: GizChina