pulsa-logo

Laba Samsung Naik


dian iskandar

Kamis, 26 April 2018 • 12:49

Samsuung,Galaxy,Galaxy S9,Samsuung Galaxy S9+


Hari ini Samsung mengumumkan pencapaian rekor pencapaian laba operasional selama empat kuartal berturut-turut. Dari seluruh bisnis Samsung, penjualan chip memori punya kontribusi yang paling besar terhadap keuntungan perusahaan.

Selama kuartal pertama 2018, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu melaporkan laba bersih 11,69 triliun won atau setara dengan Rp147 triliun. Dibanding dengan kuartal yang sama tahun lalu, itu berarti ada peningkatan sebesar 52%. Laba operasi, mencatat rekor 15,64 triliun won, juga naik 58% dari kuartal pertama tahun lalu. Samsung uuga mencatat kenaikan pendapatan sebesar 20% selama periode Januari hingga Maret mencapai 60,56 dibandingkan dengan 50,55 triliun won pencapain pada kuartal pertama 2017.

Beberapa analis memperkirakan bahwa pertumbuhan ini akan segera berakhir. Sebab harga chip diperkirakan tidak lagi terjadi lonjakan seperti yang terjadi pada dua tahun bekalangan ini, dan penjualan smartphone high-end sedang terhambat oleh peningkatan siklus upgrade. Mereka yang memiliki perangkat flagship tidak begitu bersemangat untuk mengganti ponsel mereka.

Laporan laba Samsung pada triwulan pertama 2018 ini sedikit melampaui ekspektasi dari analis perusahaan pialang. Rata-rata, para analis memperkirakan bahwa Samsung akan melaporkan penjualan 60 triliun won dan laba 11 triliun won. Perusahaan ini mendapat sokongan dari peluncuran Samsung Galaxy S9 dan Samsung Galaxy S9 +. Kedua perangkat ini masuk pada penjualan periode kuartal awal.

Meski demikian, beberapa analis memperkirakan penjualan ponsel ini segera ‘mendingin’. Sebagai contoh, analis Susquehanna Mehdi Hosseini baru-baru ini mengatakan bahwa Samsung telah memangkas rencana produksi Galaxy S9 dari 40 juta unit menjadi kisaran 32-34 juta. (*)

Sumber: WSJ via Phonearena