pulsa-logo

Hands-on: Berkenalan dengan Samsung Galaxy J7 Duo


Fauzi

Kamis, 03 Mei 2018 • 22:52

Review,Samsung Galaxy J7 Duo


Foto: PULSAFoto: PULSA

Seperti telah diberitakan, Samsung kembali melepas satu smartphone kelas menengah baru, Galaxy J7 Duo di Indonesia. Bisa dibeli lewat BliBli.com smartphone ini dijual dengan tebusan harga Rp3.699.000. Lalu apa yang ditawarkan Galaxy J7 Duo yang dari sisi harga terbilang tidak murah ini? Untuk mengetahui sedikit mengenai Galaxy J7 Duo silakan simak uraian berikut.

Desain

Jujur, tidak ada yang begitu istimewa bila melihat tampilan Galaxy J7 Duo. Pasalnya, saat brand lain tengah bersaing sengit untuk menghadirkan smartphone berdesain kekinian yang diejawantahkan dengan layar penuh 18:9 dan memiliki bezel sempit, lewat Galaxy J7 Duo, Samsung seolah tak menggubris tren yang ada.

Langsung saja, bicara desain, secara umum tampilan Galaxy J7 Duo tergolong cukup mainstream. Di area muka, panel layer 5.5 inci mendominasi yang nampak dikelilingi bezel yang juga masih cukup lebar. Di bagian atas layar, selain bertengger logo Samsung, di sini nampak terlihat adanya lampu flash LED, receiver, sensor proximity, dan juga sensor kamera depan. Adapun di bagian bawah layar, area ini juga tergolong cukup lebar dan menjadi tempat tombol home.



Beralih ke bagian ruas sisi, di sebelah kanan, kita akan menemui adanya tombol power, sementara tombol volume ada di sisi sebaliknya. Komponen lain, seperti lubang jack audio dan port microUSB terletak di area sisi bagian bawah.

Seperti umumnya, di bagian panel belakang, di sini merupakan tempat sensor kamera berada. Nampak terlihat dua sensor kamera utama bertengger di bagian belakang Galaxy J7 Duo.

Galaxy J7 Duo belum mengadopsi desain unibody, artinya cover belakang smartphone ini masih bisa dilepas, baterai smartphone juga masuk kategori removable atau bisa dicopot.

Layar

Seperti tertuang dari keterangan resminya, guna menyasar konsumen yang menginginkan smartphone berkualitas dengan harga yang terjangkau, Samsung Galaxy J7 Duo dilengkapi dengan layar Super AMOLED 5.5 inci untuk memberikan kenyamanan lebih dalam menggunakan smartphone.

Adapun untuk resolusi yang ditawarkan, layar Galaxy J7 Duo sekalas High Definition. Adapun untuk rasio layarnya, seperti disebutkan smartphone ini masih menawarkan aspek rasio 16:9.

Kamera  

Sektor alat bidik nampaknya menjadi salah satu komponen paling menonjol di Galaxy J7 Duo. Dalam lembar spesifikasinya, smartphone ini telah dibekali dengan dual-camera belakang 13 + 5 MP yang keduanya memiliki aperture f1.9. Berbekal fitur kamera yang demikian, pengguna dimungkinkan untuk berkreasi dan menciptakan foto dengan sentuhan efek bokeh menggunakan fitur live focus. Menariknya, efek bokeh juga bisa diatur kembali sesuai keinginan pengguna setelah mengambil foto.

Sementara dengan aperture f1.9 di kedua lensanya, Galaxy J7 Duo berkemampuan untuk mengambil foto dengan kualitas gambar yang jelas, baik dalam keadaan cerah maupun pada kondisi minim cahaya.

Adapun bagi yang suka selfie, Galaxy J7 Duo dibekali dengan kamera depan beresolusi 8 MP dengan aperture yang sama, yakni F1.9. Lewat kamera depannya, pengguna dimungkinkan untuk mengambil foto selfie dengan kualitas tinggi, serta berkreasi dengan sticker yang telah tersedia.

Hardware

Untuk mendukung performanya, Galaxy J7 Duo ditenagai oleh prosesor octa-core 1.6 GHz yang ditandem dengan RAM 3 GB dan memori internal 32 GB. Bila ruang simpan smartphone ini masih dianggap kurang cukup, pengguna bisa memperluasnya via kartu microSD hingga 256GB. Sementara untuk menyuplai daya, smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 3000 mAh.

Fitur Tambahan

Ada sejumlah fitur tambahan yang telah disematkan Samsung ke Galaxy J7 Duo, di antaranya Signal Max, Ultra Data Saving, Finger Print Sensor, dan Face Recognition.

Dengan ultra data saving, sesuai namanya fitur ini bermanfaat untuk menghemat data. Sementara Signal Max berguna untuk memudahkan handset menangkap sinyal dengan dua antenna.

Sementara dua fitur lainnya, yakni Finger Print Sensor dan Face Recognition, merupakan dua fitur keamaan berbasis biometrik. Dengan fitur ini pengguna dimungkinkan untuk membuka layer menggunakan sidik jari ataupun melalui fasilitas pengenal wajah, cukup menghadapkan wajah ke handset. (Ozi)