pulsa-logo

Ini Alasan Huawei Mate RS Porsche Design Tidak Gunakan Layar Poni


Nariswari

Selasa, 15 Mei 2018 • 14:50

Huawei, Huawei Mate RS Porsche Design


Huawei Mate RS Prosche Design (Sumber: GizmoChina)Huawei Mate RS Prosche Design (Sumber: GizmoChina)

Di pertengahan Maret lalu, Huawei meluncurkan beberapa smartphone terbaiknya yakni Huawei P20, P20 Pro dan Mate RS Porsche Design. Sementara P20 dan P20 Pro mengadopsi desain layar poni (notch) yang sedang nge-trend diterapkan di smartphone kekinian, anehnya Huawei Mate RS Porsche Design malah tidak hadir dengan desain layar berponi tersebut.

CEO Huawei mengungkapkan alasan mengapa mereka tidak menghadirkan desain layar berponi ke Mate RS Porsche Design, dan beliau mengatakan bahwa itu dikarenakan perusahaan (Porsche Design) menentangnya.

Porsche Design mendasarkan penolakannya pada identitas merek dan desainnya yang mewakili segmen premium, dan bagaimana hal itu memengaruhi desain smartphone Porsche Design.

Saat berbicara dengan Digital Trends, direktur desain Porsche Design bernama Christian Schwamkrug menyatakan bahwa hal-hal yang berkaitan desain smartphone berpengaruh pda berbagai aspek. Dia mengatakan bahwa desain layar berponi dapat merusak simetri layar, membandingkannya dengan gambar yang berbentuk persegi panjang atau persegi dengan garis batas dan format bingkai yang jelas pada layar smartphone.

Desain layar ini konsisten dengan survey yang dilakukan oleh Android Authority yang mengungkap fakta banyak pengguna juga berpendapat bahwa desain notch dapat merusak simetri layar dan itu dapat mengurangi kenyamanan jika Anda menonton video atau bermain game.

Meskipun Huawei menyertakan opsi menyembunyikan notch pada P20 dan P20 Pro tapi itu hanya fitur perangkat lunak.  Bagaimanapun, bakal berpengaruh pada kenyamanan menikmati konten di layar smartphone.

Mate RS Porsche Design sendiri hadir dengan banderol harga yang sangat mahal. Varian ROM 512GB dibanderol dengan harga €2095 (Rp 35 jutaan). Sementara varian ROM 256GB dipatok €1695 (Rp 28 jutaan). (Nariswari/Galing)


Sumber: AT via GizmoChina