pulsa-logo

Tahun Depan, Sony Setop Produksi PS Vita Game Card


Nariswari

Kamis, 17 Mei 2018 • 10:57

Sony, PS Vita, PS Vita Game Card


Sumber: TNWSumber: TNW

Bagi Anda yang hingga saat ini masih nge-game dengan perangkat PS Vita, sepertinya ada kabar yang kurang menyenangkan bagi Anda. Karena kabarnya, Sony akan menghentikan produksi PS Vita game card.

PlayStation Vita (PS Vita) diluncurkan pada awal 2012 di Jepang, dan perangkat game ini tergolong memiliki durabilitas yang cukup panjang, meski bukan salah satu perangkat gaming yang sangat sukses. Konsol portabel ini tetaplah yang populer di negara asalnya Jepang, dan populernya PS Vita salah satunya dibangun oleh  basis penggemar dan komunitas gamer.

Tidak lama lagi, produksi game card PS Vita akan berhenti total pada pertengahan bulan Februari 2019. Namun untuk sementara proses distribusi digital akan tetap aktif.

Sony akan  mengakhiri semua produksi kartu permainan fisik PS Vita mulai tahun depan. Selain itu, jika Anda berharap untuk tetap mengunduh game Vita gratisan tiap bulan, Sony mengumumkan bahwa mereka juga akan menghentikan layanan ini pada rentang waktu yang sama.

Dengan demikian mulai tahun depan, pemilik PS Vita mungkin hanya akan dapat memainkan game yang sudah terdapat pada di sistem.

Sony mengatakan bahwa mereka akan tetap mendukung sistem permainan digital Vita, bahkan setelah media fisik tidak lagi tersedia. Sony mengatakan bahwa pemilik PS Vita tidak perlu risau.  Tidak ada yang akan berubah, terutama jika distribusi digital masih bertahan selama beberapa tahun lagi.

Satu-satunya hal yang benar-benar dapat mengkhawatirkan bagi pemilik PS Vita pada titik ini adalah jika kartu memori eksklusifnya sudah tidak didukung lagi. Perlu Anda ketahui, PS Vita hanya bekerja dengan komponen tersebut.


Namun sejauh ini Sony tidak  menyebutkan apakah ke depannya mereka juga akan menghentikan produksi perangkat keras dan komponen yang berhubungan dengan PS Vita. Jika ya, itu artinya semua penggemar dan pengguna PS Vita di seluruh dunia akan lebih baik untuk bersiap-siap mencari pengganti perangkat game yang lebih mutakhir. (Nariswari/Galing)

Sumber: Kotaku via TNW