pulsa-logo

Google Garap Headset AR Mandiri


Nariswari

Senin, 21 Mei 2018 • 13:48

Google


Ilustrasi, Image: via GSMarenaIlustrasi, Image: via GSMarena

Augmented Reality (AR) menjadi salah satu teknologi yang populer dan diadopsi secara luas di berbagai perangkat pintar.

Hal ini kemudian mendorong OEM dan banyak produsen untuk lebih jauh menggarap teknologi augmented reality di jajaran produk mereka.

Meskipun jelas bukan konsep baru, AR sebagian besar masih terbatas pada pengembangan di fitur tertentu  dan masih sedikit yang benar-benar dikembangkan ke perangkat keras kelas profesional seperti Microsoft HoloLens atau Magic Leap One. Nah, kabar terbaru menyebutkan bahwa saat ini Google tengah menggarap perangkat keras AR yang bekerja secara mandiri (standalone).

Berdasarkan rumor, perangkat AR tersebut akan bekerja secara mandiri dan akan diotaki oleh chipset Qualcomm (kemungkinan adalah QCS603 - SoC IoT). Perangkat tersebut akan menampilkan resolusi 2.560 x 1.440 piksel, dan mendukung perekaman video dengan resolusi 1080p, dengan overlay 3D dan dukungan untuk OpenGL ES 3.2 dan Vulkan.

Perangkat tersebut akan dinamakan Google A66. Pendahulunya adalah Google A65 yang digarap dengan bantuan pengembangan dari Quanta dan Meta (perusahaan yang berfokus pada teknologi AR). Namun, tidak jelas dan seberapa banyak keduanya antara Google A65 dan Google A66 saling berkaitan dan memiliki beberapa kesamaan fitur.

Sayangnya, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut terkait desain, fitur dan spesifikasi lebih lanjut dengan perangkat AR terbaru Google tersebut. Namun akan sangat bagus untuk melihat lebih banyak kompetisi dari  beberapa OEM yang meluncurkan perangkat AR untuk menjadi pilihan konsumen.  

Sejauh ini belum diketahui kapan perangkat AR Google tersebut akan dirilis. Namun kabarnya, Microsoft juga saat ini menggarap varian yang lebih komersial dari HoloLens, yang akan diluncurkan tahun depan. (Naris/Ozi)


Sumber: 1, 2