pulsa-logo

Huawei akan Tutup Akses Bootloader agar Tak Bisa Di-root


dian iskandar

Sabtu, 26 Mei 2018 • 11:45

bootloader,root,cara root huawei,huawei bootloader


ilustrasiilustrasi

Salah-satu alasan bagi mereka yang suka oprak-oprek tampilan UI atau sekedar memasang aplikasi yang tak resmi adalah memiliki perangkat yang mudah untuk di-rooot. Ini berarti perangkat tersebut harus punya akses ke bootloader.  Nah, biasanya beberapa pabrikan memudahkan pengguna memberikan akses bootloader tersebut. Sayangnya untuk perangkat

Huawei nantinya tak akan lagi disediakan akses masuk ke bootloader.

Alasan yang disampaikan Huawei memang cukup tepat, karena biasanya perangkat yang sudah di-root akan rentan dimasuki oleh aplikasi-aplikasi yang merugikan. Selain itu banyak masalah yang disebabkan akibat ROM flashing.

Huawei saat ini masih membuka kesempatan melakukan unlock bootloader hingga 60 hari ke depan. Namun semua smartphone baru di bawah merek Huawei dan Honor yang dirilis setelah 24 Mei tidak akan mendapatkan akses bootloader sama sekali.

Berikut pernyataan resmi Huawei seperti dikutip PULSA dari Phonearena:

"Untuk memberikan pengalaman pengguna terbaik dan mencegah pengguna mengalami masalah yang mungkin timbul dari flash ROM, termasuk kegagalan sistem, gagap, kinerja baterai yang memburuk, dan risiko data disusupi, Huawei akan berhenti menyediakan kode pembukaan kunci bootloader untuk perangkat yang diluncurkan setelah 25 Mei 2018. Untuk perangkat yang diluncurkan sebelum tanggal yang disebutkan di atas, penghentian layanan aplikasi kode bootloader akan berlaku 60 hari setelah pengumuman hari ini. Ke depan, Huawei tetap berkomitmen untuk memberikan layanan dan pengalaman berkualitas kepada pelanggannya. kasih atas dukungan Anda yang berkelanjutan. "

Sumber: Huawei melalui XDA via Phonearena