pulsa-logo

Ssst, Ini di Balik Kian Sengitnya Persaingan Vendor Smartphone di Pasar Negara Berkembang


Fauzi

Rabu, 13 Juni 2018 • 16:59

Xiaomi,Oppo


Ilustrasi, Foto: PULSAIlustrasi, Foto: PULSA

Penetrasi vendor smartphone di pasar Negara berkembang bakal kian gencar di tahun 2018 ini.

Mengutip sumber dari rantai pemasok di Taiwan, Apple dan vendor smartphone yang berbasis di Tiongkok diperkirakan bakal berkompetisi dengan ganas untuk meningkatkan pangsa pasar mereka di India, Tiongkok dan pasar negara berkembang lainnya di 2018 sebelum munculnya era 5G.

Sumber tadi percaya bahwa sebagian besar vendor smartphone akan mencoba meningkatkan pangsa pasar mereka di wilayah ini. Hal itu dilatarbelakangi oleh pengalaman dan kebiasaan pengguna yagn akan menajdi factor penting untuk menentukan apakah vendor dapat menduplikasi model bisnis mereka yang sukses dalam migrasi dari 4G ke 5G.

Sejumlah vendor asal Tiongkok, seperti Huawei, Oppo, Xiaomi, dan Vivo telah bersemangat menggabungkan aplikasi AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan) ke dalam gadget mereka, sebagai upaya untuk menarik konsumen. Di sisi lain, Apple juga dilaporkan memiliki rencana untuk menurunkan harga jual iPhone baru yang akan diluncurkan di 2018 melalui pengurangan biaya.

Hal yang tak jauh berbeda juga dilakukan oleh para pembesut chipset. Qualcomm misalnya, pembesut chipset papan atas ini telah memperluas penggunaan aplikasi AI dari seri Snapdragon 800 ke seri menengah miliknya, yakni seri 700 dan 600.

Sementara MediaTek, masih menurut sumber yang sama, diperkirakan akan memperkenalkan versi upgrade dari Helio P60 yang dirancang untuk smartphone mid-range pada paruh kedua tahun ini. Mediatek baru-baru ini telah meluncurkan chip berkemampuan AI, yakni Helio P22 dalam rangka memenuhi tuntutan mendesak dari sejumlah vendor smartphone.

Sebagaimana diketahui, MediaTek belum lama ini telah mengungkap bahwa Vivo Y83 merupakan salah satu smartphone pertama yang didukung oleh chip terbaru Helio P22. (Ozi)


Sumber: DigiTimes