pulsa-logo

Siap Beri Layanan Prima, Smartfren Optimis Jaring 1 Juta Pelanggan Baru Setiap Bulan


PULSA

Kamis, 28 Juni 2018 • 11:06

smartfren, andromax, mudik 2018, mudik


Deputy CEO Commercial Smartfren, Djoko Tata IbrahimDeputy CEO Commercial Smartfren, Djoko Tata Ibrahim

Dari tahun ke tahun, lonjakan penggunaan layanan selular di rentang waktu libur lebaran telah menjadi arena bagi operator seluler untuk menghadirkan layanan paling prima yang dimiliki. Hal itu juga yang lakukan Smartfren sebagai salah satu penyedia layanan 4G terluas di tanah air.

Melalui Deputy CEO Commercial Smartfren, Djoko Tata Ibrahim, operator yang sudah sepenuhnya bermigrasi dari CDMA ke 4G LTE sejak awal 2017 lalu ini, menyatakan kesiapannya mengoptimalkan kualitas dengan jangkauan  jaringan terluas dan internet kecepatan tinggi yang menjadi senjata andalannya. “Seperti biasa kita mempersiapkan jaringan kita sebaik mungkin (untuk menghadapi musim mudik, -red). Kita akan mem-freeze network kita agar tidak ada gangguan terutama di masa seminggu sebelum dan sesudah hari-H,” ungkapnya saat PULSA temui di Galeri Smartfren, Sabang, Jakarta, Selasa (22/5).

Sejumlah langkah optimasi pada jaringan Smartfren telah ditempuh guna memastikan tidak adanya gangguan sinyal ataupun hambatan akses internet di sepanjang jalur mudik hingga pada pusat-pusat keramaian. Network Operation Center juga telah didirikan di Jakarta dan Surabaya sebagai titik bagi pelaksanaan pemantauan jaringan.

“Kita saat ini juga masih dalam masa pengembangan network berkelanjutan tahun ini untuk terus memberikan layanan terbaik. Ini juga terbukti dari beberapa riset diantaranya dari Open Signal yang menyatakan bahwa internet 4G kita memiliki jaringan terluas di Indonesia saat ini,” lanjutnya.

Tak Ada Beban Masa Lalu

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat di tanah air untuk memanfaatkan momen liburan hari raya Idul Fitri untuk mengunjungi sanak keluarga di kampung halaman. Hal ini memaksa penyedia layanan selular termasuk Smartfren untuk menjaga kualitas jaringan di sepanjang jalur mudik dalam kondisi terbaik demi kepuasan pelanggan.

Bermigrasi seutuhnya dari CDMA ke 4G LTE, menjadikan Smartfren sepenuhnya berjalan di jaringan 4G. Hal itu, menurut Djoko adalah keunggulan Smartfren diantara para pesaingnya yang lebih senior.


“Smartfren juga memiliki keunggulan karena tidak ada beban masa lampau, karena kita tidak memiliki jaringan 3G atau 2G. Jadi dimanapun, pengguna Smartfren bisa menikmati layanan 4G kita. Karena untuk layanan internet ini, salah satu hal terpenting adalah stabilitas kecepatan. Cepat itu penting, tetapi menjadi tidak berguna jika tidak stabil. Dan kami punya keduanya, kecepatan tinggi dan stabilitas yang bisa diandalkan,” jelas Djoko.

“Ini berarti, saat pengguna kita pindah dari satu kota ke kota lain, terutama saat mudik nanti, mereka tidak akan mendapatkan degradasi dari layanan kita. Bahkan mungkin nanti di kampung speed-nya lebih kencang karena penggunanya lebih sedikit. Kita juga banyak mendapat feedback dari pengguna dari tahun ke tahun, bahwa untuk digunakan streaming dari Jakarta ke Surabaya pun, internet kita tidak putus,” tambahnya.

Penggunaan Data Meningkat

Mengikuti pola penggunaan layanan selular secara umum, Djoko juga mengungkapkan bahwa layanan data mengalami peningkatan pada musim mudik secara fenomenal.

“Tentu terjadi peningkatan penggunaan layanan selular dari tahun ke tahun secara fenomenal, terutama di musim libur, apalagi momen ini juga digunakan untuk bersilaturahmi, jadi pastinya ada peningkatan dalam penggunaan terutama di layanan data (internet ,-red). Karena untuk layanan voice call, semua operator tentu mengalami penurunan karena (fungsinya, -red) sudah digantikan dengan aplikasi seperti misalnya WA.”

“Beruntung Smartfren begitu dikenal di kalangan anak muda, mungkin rangenya dari umur 10 sampai dengan 35 (tahun, -red). Mereka ini kan generasi milenial yang begitu lekat dengan gadget dan kami satu-satunya yang bisa memenuhi kebutuhan mereka baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Ini juga akan diperkuat lagi dengan senjata pamungkas kita tahun ini, yang akan sulit ditandingi oleh operator lain, yaitu satu layanan Super 4G Unlimited,” terang Djoko.

Paket Internet 4G Unlimited

Tidak hanya mempersiapkan jaringan dalam menghadapi lonjakan trafik penggunaan, Smartfren juga menyiapkan produk menarik bagi penggunanya berupa paket data unlimited yang berjalan di jaringan super cepat 4G LTE.

Senin (28/5) lalu, Smartfren menggelar jumpa pers di Hotel Westin, Jakarta, untuk meluncurkan Super 4G Unlimited. Harga paket data yang semula Rp 149 ribu kini bisa didapatkan dengan harga Rp 60 ribu. Paket ini berlaku selama satu bulan penuh dengan batas pemakaian wajar (Fair Usage Policy/FUP,-red) sebesar 1 GB per hari, hingga Agustus 2018.

“Saya gunakan 3-4 bulan pertama (sejak kembali ke Smartfren, -red) untuk mempersiapkan semuanya dengan memperkuat jaringan distribusi, training ulang tim kita dan mempersiapkan  produk-produk yang akan diluncurkan. Baru sejak Mei sampai dengan 12 bulan ke belakang kita targetkan untuk mendapatkan 1 juta pelanggan baru setiap bulannya. Kita sangat percaya diri akan mampu mencapai target tersebut, apalagi dengan produk Super 4G Unlimited dengan harga terjangkau tanpa harus khawatir kuota habis,” imbuhnya.

Kembali Ke Khittah

Disinggung tentang strategi pemasaran dan Andromax yang sebelumnya menjadi andalan Smartfren untuk merangkul pelanggan baru di kelas entry level, Djoko menjelaskan bahwa Smartfren cepat atau lambat tidak lagi bisa hanya bertumpu pada produk tersebut untuk bersaing di liga yang lebih premium seperti yang saat ini dijalaninya.

“Karena saat ini kita sudah bermain di league (liga, -red) yang lebih tinggi dan kita sudah sejajar dengan operator senior lainnya,tentunya kita harus bermain dengan cara yang sama. Kalau dulu Andromax juga menjadi tulang punggung kita dalam meraih pelanggan, sekarang sudah tidak bisa lagi seperti itu karena scale-nya kecil. Kita tidak lagi hanya bermain di kolam yang kecil, dan harus bisa bermain di lautan yang luas. Caranya juga (dengan mensinergikan Andromax, -red) dengan bundling bersama open market handset.”

“Ini juga yang menjadi keunggulan historis kita, karena kita memiliki pengalaman dan hubungan baik dengan retailer selama kita memasarkan Andromax, jadi sekarang kita lebih fokus kepada  open market handset karena cepat atau lambat Andromax tentunya tidak akan cukup untuk menunjang growth (pertumbuhan, -red) yang kita inginkan. Kedepannya Andromax ini mungkin kita pertahankan hanya untuk produk yang menjadi legacy kita yaitu MiFi (mobile wifi router, -red),” terang Djoko.

“Kita akan kembali ke khittah (rencana, langkah atau garis ,-red) kita sebagai operator yang memberikan layanan jasa dan paket-paket internet dengan keunggulan jaringan terluas dan koneksi tercepat di Indonesia ini,” pungkasnya.