pulsa-logo

Honor, Diproduksi di Indonesia Kualitas Tetap Dijaga


PULSA

Selasa, 03 Juli 2018 • 13:37

Honor,smartphone buatan indonesia,PT Sat Nusapersada,perakitan smartphone indonesia


James Yang Pressiden Honor Indonesia (kanan) bersama dengan Abidin Direktur Utama PR Sat NusapersadaJames Yang Pressiden Honor Indonesia (kanan) bersama dengan Abidin Direktur Utama PR Sat Nusapersada

Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) menjadi syarat utama bagi para vendor smartphone yang memasarkan produknya di Indonesia. Tahun ini, TKDN ditetapkan oleh Pemerintah sebesar 30 persen yang diantaranya harus memenuhi kandungan hardware maupun software dalam negeri. Nah, Honor telah memenuhi syarat tersebut.

Honor dirakit di Batam oleh PT Sat Nusapersada Tbk yang juga merupakan partner dari vendor-vendor besar di Indonesia. Saat ini, kemampuan produksi PT Sat Nusapersada Tbk mencapai 10 ribu unit per hari. TKDN Honor di Indonesia sendiri sudah mencapai 30 persen lebih sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Saat ini TKDN Honor sudah mencapai 30 persen lebih,” kata Abidin Direktur Utama PT Sat Nusapersada.

Meski dirakit di Indonesia, urusan kualitas tak ada kompromi bagi Honor. Produk Honor buatan Indonesia dipastikan memiliki kualitas yang sama dengan yang diproduksi di Negara asalnya. Ini karena Honor memastikan semua prosesnya sesuai dengan standar. Bahkan mesin pengujinya juga di bawa langsung dari Cina.

salah satu proses pengujian perangkatsalah satu proses pengujian perangkat

“Kami memastkan bahwa produk Honor di Indonesia memenuhi standar dan punya kualitas yang sama dengan yang diproduksi di Cina,” kata James Yang Presiden Honor Indonesia. Hal ini juga diakui oleh Abidin bahwa penunjukan PT Sat Nusapersada Tbk sebagai mitra Honor melalui proses yang panjang dan melalui beberapa audit untuk memastikan kualitas produk yang dirakitnya.

Aging Room, ruang"penyiksaan perangkat"Aging Room, ruang"penyiksaan perangkat"

PULSA berkesempatan melihat proses produksi Honor langsung di pabriknya. Setiap perangkat Honor melalui pengujian pada tiap. Misalnya, pengujian sinyal, layar, kamera juga berbagai fungsi lainnya dengan alat yang canggih yang dibuat sendiri oleh Honor. Bahkan ada alat uji khusus untuk perangkat 4 kamera.   


Di dalam pabrik Honor juga terdapat “Aging Room”, yakni ruang untuk melakukan pengetesan perangkat dengan cara menggunakan semua fitur dalam waktu 8 jam tanpa henti sehingga produk yang dihasilkan dipastikan telah sesuai dengan kualitas yang diharapkan. (*)