pulsa-logo

Hands-on: Icip-Icip Galaxy A6+ (2018), Jagoan Baru Samsung di Seri A


Fauzi

Rabu, 04 Juli 2018 • 18:44

Samsung Galaxy A6+ (2018)


Sekitar awal Mei lalu, Samsung secara resmi meluncurkan Galaxy A6+ (2018) di Indonesia. Sudah melenggang di pasar, smartphone ini dilego dengan harga Rp4,8 jutaan. Bila ulasan mengenai Galaxy A6+, baik spesifikasi maupun fitur yang dibawa sudah bertebaran di dunia maya. Kali ini, dengan handset di tangan, kami akan berbagi sedikit mengenai smartphone ini. Jadi, simak saja.

Desain

Bodi Galaxy A6+ dikemas dengan mengkombinasikan panel layar di bagian depan dan material metal yang menutup area belakang dan ruas sisi smartphone ini. Walaupun memiliki bentang layar 6 inci yang cukup luas, berkat aspek rasio 18.5:9 membuat smartphone tetap ramping.

Galaxy A6+ memiliki dimensi 160.2 x 75.7 x 7.9 mm atau setara dengan smartphone berlayar 5.5 inci dengan rasio standar 16:9. Dimensinya yang tak terlalu bongsor, membuatnya masih nyaman untuk digenggam. Sementara lengkungan halus di setiap sisi-sisi bodinya, membuat Galaxy A6+ terasa ergonomis dan solid.

Soal tata letak komponen, di area muka, bentang layar 6.0 inci terlihat mendominasi area ini. Di bagian bawah layar terbilang cukup bersih lantaran tidak ditemui adanya komponen bertengger di sini. Sebaliknya, di bagian atas layar komponen seperti sensor kamera depan, receiver (speaker), sensor proximity, dan lampu Flash LED.

Beralih ke ruas kanan, di sini kita akan menemui adanya tombol power bersanding dengan lubang speaker. Sementara di area sebaliknya, yakni ruas bagian sisi ditemui adanya tombol volume rocker bersanding dengan slot SIM. Perlu diketahui, slot SIM yang tersemat di Galaxy A6+ terdapat dua bagian. Pada baki pertama yang terletak di atas ini merupakan slot yang digunakan untuk SIM 1, sementara pada slot lainnya merupakan tempat untuk SIM 2 dan kartu microSD. Komponen lain, seperti jack audio dan port micro-USB ditempatkan di ruas sisi bagian bawah.


Di belakang, terlihat sensor dual-camera bertengger di serta sensor sidik jari dengan LED flash berada di sampingnya. Di sisi atas dan bawah terlihat garis antena smartphone yang menghiasi area belakang smartphone ini.

Display

Galaxy A6+ sudah diracik dengan layar berkonsep Infinity Display  serta sudah mengadopsi layar berjenis Super AMOLED. Ukuran layarnya yang sama-sama memiliki diagonal 6.0 inci dengan resolusi 1080 x 2220 piksel. Sehingga dari kepadatannya, konten yang dipancarkan kedua smartphone ini mencapai 441 ppi. Sementara berkat aspek rasio 18,5:9,  layar Galaxy A6+ juga tidak hanya terlihat memanjang, dari sisi pengalaman yang ditawarkan seperti untuk menonton video, bermain game, browsing internet, dan aktivitas lainnya juga jauh lebih baik.

Bicara kinerja layarnya, seperti dari sisi responsivitasnya, Galaxy A6+ tergolong sangat baik. Begitupun kemampuan multi-touch-nya, di mana berdasarkan hasil uji diketahui layar Galaxy A6+ sudah mendukung fitur ini. Ketika dites dengan software penguji multitouch, layar Galaxy A6+ dimungkinkan untuk bisa diakses hingga 10 titik.

OS dan Antarmuka

Galaxy A6+ dikemas oleh sang pabrikan dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo yang dipercantik dengan Samsung Experience 9.0 di atasnya.Bila Anda merupakan pengguna setia perangkat Samsung, mungkin sudah akrab dengan apa yang ditampilkan di Samsung Experience. Tidak hanya tampil lebih segar, secara umum antarmuka pengguna yang diadopsi Galaxy A6+ juga sudah lebih simple.

Untuk urusan keamanan pengguna, seperti smartphone kekinian selain membawa fitur keamanan standar, seperti Password, PIN, atau Pattern, Galaxy A6+ juga sudah menyertakan aspek keamanan berbasis biometrik, yakni fingerprint sensor dan face recognition. Menggunakan fitur Face Recognition kita bisa dengan cepat dan mudah untuk membuka layar, semudah mengambil foto selfie atau memindai jari.

Kamera

Kamera belakang Galaxy A6+ sudah mengusung konsep dual-camera dengan kompoisisi 16 MP (f/1.7) + 5 MP (f/1.9) dengan beberapa atributnya seperti phase detection autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, dan HDR.

Sampel Foto IndoorSampel Foto Indoor

Sampel Foto OutdoorSampel Foto Outdoor

Sementara untuk memanjakan penggunanya yang suka mengaktualisasikan diri lewat kamera smartphone, Galaxy A6+ dikemas dengan sensor kamera depan beresolusi 24MP dengan bukaan f1.9 plus dilengkapi lampu flash.

Berbekal sensor beresolusi tinggi, baik kamera belakang dan kamera depan Galaxy A6+ mampu memberikan kualitas foto yang tidak mengecewakan. Berkat fitur Live Focus, kita juga dimungkinkan untuk mengambil foto dengan latar belakang blur atau buram.

Jeroan

Untuk menopang kinerjanya Galaxy A6+ diotaki oleh prosesor Snapdragon 450. Chipset besutan Qualcomm ini diketahui memiliki konfigurasi Octa-core 1.8 GHz Cortex-A53 dan prosesor grafis Adreno 506. Dari daftar spesifikasinya, selain mengusung CPU dan GPU sebagaimana disebut di atas Galaxy A6+ juga juga didukung RAM 4 GB dan memori internal 32 GB yang masih bisa diperluas via kartu microSD hingga 256 GB.

Sedikit ulasan mengenai kinerjanya, mengacu pada hasil benchmark AnTuTu, Galaxy A6+ mencetak skor 69919. Tidak ketinggalan, untuk mnyuplai daya, Galaxy A6+ dibekali baterai berkekuatan 3500 mAh. Dengan harganya yang di atas Rp4,5 jutaan, cukup disayangkan bila ternyata Galaxy A6+ masih mengadopsi port micro-USB alias belum USB Type C.

Ingin mengetahui ulasan Galaxy A6+ lebih lengkap lagi, tunggu saja review-nya nanti. (Ozi)