pulsa-logo

Hands-on: Mengulik Lebih Dekat Samsung Galaxy A6 (2018)


Fauzi

Kamis, 12 Juli 2018 • 21:47

Samsung Galaxy A6 (2018)


Jika minggu lalu PULSA sempat melakukan hands-on Galaxy A6+ (2018), bahkan me-review-nya. Sekarang giliran sang ‘adik’, yakni Galaxy A6  (2018) yang akan dikulik lebih dekat. Yuk, disimak uraian soal Galaxy A6 (23018) yang dijual dengan harga Rp3.299.000 ini.

Desain

Kecuali dimensinya yang lebih kecil, sejatinya secara bentuk Galaxy A6 (2018) tidak ada bedanya dengan Galaxy A6+. Dengan suguhan layar 6.0 inci berasio 18.5:9, Galaxy A6+ (2018) memiliki dimensi 160.2 x 75.7 x 7.9 mm, maka Galaxy A6 (2018) yang menyematkan layer 5.6 inci dimensinya pun sedikit lebih kecil, yakni 149.9 x 70.8 x 7.7 mm.

Sama seperti Galaxy A6+, sang adik juga dikemas dengan mengkombinasikan panel layar di bagian depan dan material metal yang menutup area belakang dan ruas sisi smartphone ini. WBerkat aspek rasio 18.5:9 membuat Galaxy A6 berpostur ramping.

Soal tata letak komponen, di bagian bawah layar terbilang cukup bersih lantaran tidak ditemui adanya komponen bertengger di sini. Sebaliknya, di bagian atas layar komponen seperti sensor kamera depan, receiver (speaker), sensor proximity, dan lampu Flash LED.

Beralih ke ruas kanan, di sini kita akan menemui adanya tombol power bersanding dengan lubang speaker. Sementara di area sebaliknya, yakni ruas bagian sisi ditemui adanya tombol volume rocker bersanding dengan slot SIM. Perlu diketahui, slot SIM yang tersemat di Galaxy A6 terdapat dua bagian. Pada baki pertama yang terletak di atas ini merupakan slot yang digunakan untuk SIM 1, sementara pada slot lainnya merupakan tempat untuk SIM 2 dan kartu microSD. Komponen lain, seperti jack audio dan port micro-USB ditempatkan di ruas sisi bagian bawah.

Di belakang, terlihat sensor kamera bertengger di serta sensor sidik jari dengan LED flash berada di sampingnya. Di sisi atas dan bawah terlihat garis antena smartphone yang menghiasi area belakang smartphone ini.


Display

Di bagian display juga demikian, sama seperti Galaxy A6+, smartphone ini sudah mengadopsi layar berkonsep Infinity Display  serta sudah mengadopsi layar berjenis Super AMOLED. Ukuran layarnya memiliki diagonal 5.6 inci dengan resolusi 720 x 1480 pixels. Sehingga konten yang dipancarkan kedua smartphone ini mencapai 294 ppi.

Bicara kinerja layarnya, seperti dari sisi responsivitasnya, Galaxy A6 tergolong sangat baik. Hanya saja untuk kemampuan multitouch-nya, berdasarkan pengujian layar Galaxy A6 bisa diakses secara bersamaan sebanyak 5 titik, berbeda dengan Galaxy A6+ (2018) yang sudah bisa diakses hingga 10 titik.

OS dan Antarmuka

Galaxy A6 dikemas oleh sang pabrikan dengan sistem operasi Android 8.0 Oreo yang dipercantik dengan Samsung Experience 9.0 di atasnya.Bila Anda merupakan pengguna setia perangkat Samsung, mungkin sudah akrab dengan apa yang ditampilkan di Samsung Experience.

Untuk urusan keamanan pengguna, seperti smartphone kekinian selain membawa fitur keamanan standar, seperti Password, PIN, atau Pattern, Galaxy A6+ juga sudah menyertakan aspek keamanan berbasis biometrik, yakni fingerprint sensor dan face recognition. Menggunakan fitur Face Recognition kita bisa dengan cepat dan mudah untuk membuka layar, semudah mengambil foto selfie atau memindai jari.

Kamera

Untuk urusan fotografi, di Galaxy A6 (2018) tidak ditemui adanya sensor dual-camera, baik untuk kamera depan maupun belakangnya. Secara detil, smartphone ini dikemas dengan membawa fitur kamera belakang 16 MP (f/1.7) dengan sejumlah atribut seperti PDAF, LED flash, check quality, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, dan HDR.

Sebagai bentuk akomodasi bagi pengguna yang suka selfie, Galaxy A6 juga dibekali kamera depan dengan resolusi yang sama, yakni 16 MP (f/1.9) disertai LED flash. Sayangnya, bila di Galaxy A6+ kita bisa menemui adanya fitur Live Focus yang memungkinkan untuk mengambil foto dengan latar belakang blur atau buram, di Galaxy A6 fitur ini ternyata tidak tersedia.

Jeroan

Tidak seperti Galaxy A6+ yang diotaki oleh prosesor Snapdragon 450, untuk menopang kinerjanya Galaxy A6 dipersenjatai dengan prosesor octa-core Exynos 7870 yang menawarkan kecepatan 1.6 GHz Cortex-A53. Untuk kinerja grafisnya, Galaxy A6 juga didukung oleh GPU Mali-T830 MP1. Selain itu, di dalam smartphone juga telah tertancap RAM 3 GB dan media penyimpan berupa memori internal berkapasitas 32 GB yang masih bisa diperluas via kartu microSD hingga 256 GB.

Berbekal spesifikasi penopang kinerja yang dibawanya, berdasarkan tes benchmark AnTuTu, Galaxy A6 memiliki skor di angka 62725 tidak terpaut jauh disbanding skor yang dicetak Galaxy A6+ yang berada di kisaran 69919. Untuk mnyuplai daya, Galaxy A6 menggendong baterai berkekuatan 3000 mAh.

Mau tahu lebih lengkap lagi soal  Galaxy A6? Tunggu saja review-nya nanti. (Ozi)