pulsa-logo

Terbukti Mencontek LoL, Mobile Legend Didenda Rp40 Miliar Lebih


PULSA

Rabu, 18 Juli 2018 • 16:05

mobile legend,league of legend,kasus mobile legend


Perusahaan induk Riot Games Tencent Holdings berhak memperoleh 19,4 juta yuan China (RMB), atau sekitar $ 2,9 juta USD (setara Rp40,6 miliar) dalam kasus melawan pengembang Mobile Legend di Cina, seperti dikutip PULSA dri DoteSports. 

Tahun lalu, Riot menggugat pengembang game mobile, Shanghai Moonton Technology Co., di Pengadilan Distrik Tengah California. Tapi kasus itu dihentikan atas dasar forum non conviens, menurut jurnal hukum Forham. Ini berarti diberhentikan karena yurisdiksi lain atau pengadilan lain bisa lebih pas menangani kasus ini. Dalam hal ini, itu adalah pengadilan di Shanghai.

Tencent, sebagai pemilik baru Riot Games, meluncurkan gugatan baru terhadap Mobile Legends di Shanghai. Gugatan ini menyangkut non-disclosure dan non-compete.

Moonton awalnya hanya akan membayar Tencent 2,6 juta RMB (sekitar  388.000 USD), menurut dokumen pengadilan resmi dari Pengadilan Rakyat Shanghai No. 1 Intermediate, tapi akhirnya ditolak kanea dinilai perhitugannya tidak benar.

Perbandingan antara Mobile Legend dan League of Legend, Doc. dotesportsPerbandingan antara Mobile Legend dan League of Legend, Doc. dotesports

Tidak disebutkan apakah pembayaran itu merupakan bagian dari penyelesaian praperadilan. Jadi hanya mengatakan bahwa pengadilan menganggap nilai (tersebut) tidak mencukupi. Rupanya, pemilik Moonton menggunakan penilaian berdasarkan pada bagaimana otoritas pajak menghitung nilai, bukan berdasarkan nilai buku. Jumlah itu kemudian dinaikkan menjadi 19,4 juta RMB.

Dalam gugatan yang berbasis di California antara Riot Games dan Moonton, Riot membandingkan antara League of Legends dan Mobile Legends,. Beberapa juara, deskripsinya, kemampuannya, peta, dan aset lainnya sangat mirip.


Selain Mobile Legend, Riot juga mempermasalahkan Moonton pada game Magic Rush: Heroes, yang termasuk beberapa karakter yang dapat dimainkan yang sangat mirip dengan yang ada di League of Legend. (*)

Sumber: DotSports