pulsa-logo

Berat Lawan Samsung dan Xiaomi, HTC Bakal Hengkang dari India?


Nariswari

Jum'at, 20 Juli 2018 • 14:03

Berat Lawan Samsung dan Xiaomi, HTC Bakal Hengkang dari India?


Bukan rahasia umum lagi, jika popularitas dan pendapatan HTC telah menurun dari tahun ke tahun. Dan tampaknya, HTC sudah mencapai titik di mana pabrikan handphone asal Taiwan tersebut haru “menyerah” dan  salam waktu dekat akan menghentikan bisnis handphone-nya di beberapa negara. Dan kabar terbaru menyebutkan bahwa HTC  dalam waktu dekat akan menghentikan bisnis handphone-nya di India.

Alasan utama untuk menutup bisnis handphone HTC ,adalah fakta menyakitkan karena HTC kalah saing dan kalah popularitas dibandingkan dengan handphone  Samsung dan Xiaomi. Tidak ada pilihan lain, HTC harus menyerah.

The Economic Times, seperti dilansir Gizchina menyebutkan bahwa manajemen puncak HTC India, Faisal Siddiqui, dan Vijay Balachandran ( kepala penjualan handphone HTC India), dan R Nayyar (kepala produk HTC India), semuanya sudah mengundurkan diri sebelum HTC berniat menutup bisnis handphone-nya di India. HTC  juga telah meminta 70-80 anggota timnya untuk mengundurkan diri dengan beberapa pengecualian seperti CFO Rajeev Tayal.

Sementara HTC akan menghentikan operasi ponsel cerdas mereka di negara tersebut, namun mereka masih akan terus menjual handphone secara online. Operasi akan sepenuhnya dikontrol oleh HTC.

Ada bocoran informasi dari seorang eksekutif di HTC yang mengatakan bahwa HTC dapat masuk kembali ke pasar India sebagai merek eksklusif online, tetapi itu akan terjadi hanya setelah mampu mengubah penjualan secara global

Seorang juru bicara HTC juga mengatakan bahwa  pengurangan tenaga kerja baru-baru ini di kantor HTC India dirancang untuk lebih tepat mencerminkan kondisi pasar lokal dan regional, dan akan membantu HTC lebih efektif dan fokus dalam memajukan perusahaan ke tahap baru pertumbuhan dan inovasi. Masih ada lebih dari sepuluh karyawan di kantor India yang menyediakan fungsionalitas penuh.

Sejauh ini, HTC mengalami penurunan tenaga kerja hampir seperempat jumlahnya di lini produksi. Jika tinjauan pasar ke depannya melihat HTC belum mengalmi pertumbuhan yang signifikan, maka bukan tidak mungkin HTC benar-benar keluar dari bisnis handphone dalam beberapa tahun ke depan. (*i)


Sumber: Gizchina