pulsa-logo

Para Jawara Smartphone Dunia, Huawei Depak Apple, Samsung Masih Teratas


Arief Burhanuddin

Rabu, 08 Agustus 2018 • 10:36

idc, canalys, pasar smartphone, market share, apple, samsung, huawei, oppo, vivo, xiaomi, advan


Samsung, Huawei & Apple, tiga besar penguasa pasar smartphone dunia Q2 2018 (wikimedia)Samsung, Huawei & Apple, tiga besar penguasa pasar smartphone dunia Q2 2018 (wikimedia)

Posisi jawara penguasa pasar smartphone dunia tampaknya berubah. Huawei telah mengambil alih Apple sebagai brand kedua yang paling banyak mengirimkan smartphone di kuartal kedua 2018 ini. Sementara posisi pertama masih diduduki oleh raksasa Korea.

Komposisi 3 besar ini diamini oleh 4 firma riset pasar ternama yaitu IDC, Canalys, Counterpoint Research.

Sementara itu, pengiriman smartphone secara global mengalami penurunan pada kuartal kedua. Menurut IDC, meski pengapalan kuartal kedua mencapai angka 342 juta unit, namun angka tersebut turun 1,8% dari kuartal yang sama tahun lalu. Angka ini sekaligus memperkuat tren penurunan pengiriman smartphone dunia selama tiga tahun berturut-turut di kuartal yang sama.

Samsung mengalami penurunan pengiriman smartphone lebih dari 10% dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya. Meski demikian, posisinya sebagai raja smartphone dunia belum tergoyahkan dengan pengapalan sebanyak 71,5 juta unit atau masih sekitar 21% dari market share global.

Yang menarik, Huawei kini mengambil alih posisi kedua dari Apple. Penurunan peringkat Apple ini merupakan pertama kalinya sejak tahun 2010.

Selanjutnya menurut IDC, posisi ketiga dan keempat diduduki oleh Xiaomi dan OPPO.

“Merek-merek utama Cina seperti OPPO, Vivo, Huawei kini berfokus untuk meningkatkan harga jual rata-rata mereka melalui peningkatan portofolio secara bertahap ke kelompok harga yang lebih tinggi dengan menghadirkan fitur seperti Artificial Intelligence, bezel-less display, kamera ganda dan dengan desain dan warna yang inovatif, finishing dan material premium untuk segemen yang lebih terjangkau,” demikian diungkapkan oleh Shobhit Srivastava, periset dari Counterpoint.


Lima besar pengapalan smartphone di kuartal kedua 2018 (IDC)Lima besar pengapalan smartphone di kuartal kedua 2018 (IDC)

Kinerja Kuat Huawei

Yang menjadi perhatian dalam laporan pasar smartphone kuartal kedua tahun ini adalah keberhasilan Huawei mendepak Apple sebagai penguasa nomor dua di jagat smartphone.

“Huawei mencapai (posisi 2) dengan meluncurkan smartphone di segmen premium dan menggarap segmen menengah dengan sub-bran Honor mereka yang tumbuh cepat. Honor-nya Huawei telah menawarkan portofolio yang luas dan diperbarui dengan harga terjangkau yang mendorong pertumbuhan mereka di pasar luar negeri,” kata Tarun Pathak, Associate Director di Counterpoint Research.

Menurut data Counterpoint, pengiriman smartphone Huawei tumbuh 41 persen secara year-on-year pada kuartal kedua 2018. Dari angka tersebut, 71 persennya terjadi untuk pasar di luar negeri. Data perusahaan riset Canalys menunjukkan bahwa Huawei mengirim 54 juta handset di kuartal ini.

Rerata pertumbuhan penjualan smartphone oleh brand ternama (Counterpoint)Rerata pertumbuhan penjualan smartphone oleh brand ternama (Counterpoint)

Penjualan yang kuat dari flagship terbarunya, Huawei P20 dan P20 Pro juga mendorong lonjakan posisi Huei di pasar global. Menurut Canalys, Huawei mengirim 7 juta unit P20 dan P20 Pro di kuartal ini.

Di luar Cina, performa P20 dan P20 Pro lebih dahsyat hingga lebih dari dua kali lipat pengiriman P10 dan P10 Plus.

"Strategi Huawei telah berkembang secara signifikan selama enam bulan terakhir," kata Mo Jia, Analis dari Canalys. “Meskipun mereka gagal bermitra dengan operator AS awal tahun ini, perusahaan ini telah berbalik dengan cepat, bergerak menjauh dari dorongan untuk mencari keuntungan dan berfokus pada pertumbuhan volume di segmen low end. Honor, yang telah lama menjadi merek utama di Cina tetapi relatif kecil di luar negeri, telah mengambil peran penting dalam strategi ini,” tambahnya.

Kinerja Samsung dan Apple

Meski Samsung tetap mampu mempertahankan tahtanya dalam catatan pengiriman smartphone global, namun catatan dari Counterpoint menunjukkan bahwa raksasa Korea tersebut mengalami penurunan year-on-year sebesar 11% karena lemahnya penjualan seri Galaxy S9 andalannya.

IDC mencatat ada lebih banyak persaingan di pasar high-end, dan semua mata sekarang akan bersiap menanti kehadiran Galaxy Note 9 yang rencananya akan diluncurkan pada tanggal 9 Agustus mendatang. Pertanyaan akan apakah Galaxy Note 9 akan dapat meningkatkan kinerja perusahaan di kuartal mendatang kini menjadi sangat penting.

Sementara itu, Counterpoint memiliki beberapa catatan berkaitan soal Apple yang merosot ke posisi 3. iPhone X tetap menjadi andalan mereka dan menempati posisi penjualan teratas selama kuartal tersebut. Pertumbuhan tahunan Apple di iPhone hanya 1 persen, sementara pengiriman kuartal kedua tetap datar di Cina (secara year-on-year). Apple mengirim 41,3 juta iPhone selama kuartal tersebut.

OPPO dan Vivo Menempati Urutan kedua dan Ketiga di Indonesia

Sementara itu, berdasar informasi yang diciutkan oleh akun IDC Indonesia (@idcindo), Samsung juga masih menduduki peringkat pertama pengiriman smartphone di Indonesia pada kuartal keempat 2017. Di bawahnya terdapat OPPO di poisis kedua dan Vivo di posisi ketiga. Sedangkan Advan yang sebelumnya berada di posisi ketiga harus rela turun satu tinggkat ke posisi empat. Usaha Xiaomi untuk merangsek pasar offline di tahun 2017 tampaknya membuahkan hasil dan mendudukkan mereka dalam posisi 5 besar.

Perbandingan market share smartphone di Indonesia kuartal keempat 2017 (IDC)Perbandingan market share smartphone di Indonesia kuartal keempat 2017 (IDC)