pulsa-logo

Awas! Handphone Bisa Sebabkan Kebutaan, Ini Alasannya


Zulkifli Awiek

Rabu, 15 Agustus 2018 • 12:16

dampak negatif handphone,penyakit mata,penyebab kebutaan,bahaya handphone untuk anak


ilustrasi, doc. PULSAilustrasi, doc. PULSA

Baru-baru ini ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Toledo yang menemukan bahwa cahaya biru yang dipancarkan oleh perangkat seperti handphone dan tablet ternyata dapat mengubah sel-sel di mata kita, dan dapat mempercepat kebutaan serta melukai penglihatan.

Studi ini menyoroti bahwa cahaya biru dapat memicu reaksi "beracun" di dalam molekul retina mata yang bertugas menerima cahaya dan memberi sinyal ke otak. Molekul di dalam retina ini digunakan oleh fotoreseptor, yang memungkinkan mata untuk benar-benar memiliki kemampuan penglihatan.

Nah, para peneliti mengatakan bahwa cahaya biru ini membantu menghasilkan reaksi kimia beracun yang dapat membunuh fotoreseptor. Fotoreseptor ini nantinya tidak dapat dipulihkan (regenerasi) seperti sel tubuh lainnya setelah mereka mati. Hal ini kemudian dapat menyebabkan degenerasi makular, yaitu penyakit mata yang tidak dapat disembuhkan dan dapat menyebabkan kebutaan dimulai pada usia 50 dan 60 tahunan.

Seperti yang dilansir dari USAToday via Ubergizmo, Ajith Karunarathne, Asisten Profesor Kimia di Universitas Toledo mengatakan, “Cahaya biru mempengaruhi penglihatan dengan merusak retina mata, dan eksperimen kami menjelaskan bagaimana ini terjadi, dan kami berharap nantinya akan ada solusi yang mengarah ke terapi untuk memperlambat degenerasi makular, seperti misalnya obat tetes mata baru.”

Kini, para peneliti sedang mempelajari lebih dalam tentang efek cahaya biru dari handphone, tablet, dan perangkat lain untuk mengetahui dampak yang ditimbulkannya sehari-hari. Mereka juga mengingatkan orang untuk menghindari penggunaan perangkat digital mereka dalam kondisi gelap atau lampu ruangan mati.

Solusi sementara dari PULSA, jika di handphone atau perangkat Anda yang lain terdapat fitur “Blue Light Filter”, maka jangan ragu-ragu dan nyalakan fitur itu sekarang juga. Selain itu, kurangi penggunaan handphone dengan brightness / kecerahan layar yang tinggi, dan yang paling penting, jangan gunakan handphone dengan kondisi ruangan gelap. Stay Healthy.  (*)

Sumber : USAToday via Ubergizmo