pulsa-logo

Apple Diselidiki Di Jepang Atas Dugaan Praktik Tak Kompetitif


PULSA

Kamis, 16 Agustus 2018 • 09:47

apple,iphone,praktik anti monopoli,kasus apple


ilustrasiilustrasi

Mengingat popularitas platform iOS, memudahkan Apple bisa memegang sejumlah besar kekuasaan atas pengembang. Begitu banyak sehingga dalam sebuah laporan dari Nikkei Asian Review (via AppleInsider), Apple sedikit tersandung dan sedang diselidiki oleh Fair Trade Commission (FTC) Jepang atas dugaan perilaku anti-kompetitif.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Apple rupanya membujuk mitra bisnisnya untuk tidak bekerja sama dengan platform Yahoo Game Plus. Jika Anda tak mengetahui tentang Yahoo Game Plus itu adalah layanan yang diluncurkan di Jepang, layanan berbasis web-a platform untuk game agar bisa diakses melalui web pada perangkat mobile. Ini berarti bahwa pengembang tidak perlu membuat aplikasi dengan platform yang spesifik.

Layanan yang cukup menarik, tetapi ini juga berarti bakal mempengaruhi pendapatan Apple. Seperti yang kita ketahui, Apple dan Google mendapat keunutungan dari aplikasi dan game yang dijual via toko aplikasi mereka, sehingga ini akanberpotensi mengurangi pendapatan dan menjadi alasan mereka dilaporkan ditekan mitra mereka untuk mundur dari Game Plus. Yahoo Jepang akhirnya memotong anggaran untuk platform itu dan bahkan telah berhenti mempromosikannya.

Sementara itu, FTC Jepang telah menolak untuk mengomentari kasus ini, dan menurut sumber Nikkei, SoftBank tampaknya telah melangkah untuk bertindak sebagai mediator bagi kedua perusahaan. Hal ini karena SoftBank tidak hanya memiliki saham di Yahoo, tetapi juga mengumpulkan pembayaran dari pelanggan SoftBank yang membeli aplikasi di App Store Apple.  (*)

Sumber:Nikkei via AppleInsider via Ubergizmo