pulsa-logo

Konferensi Asia IoT Business Platform Dorong Adopsi IoT di Indonesia


Aldrin Symu

Rabu, 29 Agustus 2018 • 09:14

IoT, Konferensi Asia IoT Business Platform 2018, Making Indonesia 4.0, Smart City,


Konferensi Asia IoT Business Platform Edisi ke-25 di Jakarta, yang diadakan pada 28-29 Agustus 2018 di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, akan menyoroti hal-hal terbaru mengenai implementasi Internet of Things (IoT) di Indonesia. Pada konferensi dua hari ini, para stake holder kunci dalam industri IoT, termasuk pemerintah, penyedia solusi IoT, dan perusahaan pengguna, akan berdiskusi tentang bagaimana menghadapi tantangan yang ada dan potensi IoT yang belum dieksplorasi oleh bisnis di Indonesia.

Sebuah survei enterprise telah dilakukan oleh Asia Business Platform pada awal tahun ini menyingkapkan sejumlah data yang menggembirakan. Survei ini menunjukkan bahwa transformasi digital semakin meluas di perusahaan-perusahaan Indonesia dan saat ini terdata sudah 91,1 persen perusahaan yang melakukan transformasi digital.

Di samping mendiskusikan tantangan-tantangan utama dalam pengimplementasian IoT di Indonesia pada masa depan, Konferensi Asia IoT Business Platform edisi ke-25 juga akan menghadirkan pencapaian penting dalam industri IoT di negeri ini, yaitu peluncuran Draft Nasional Roadmap IoT oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Beberapa topik diskusi penting yang disoroti dalam konferensi itu antara lain: perkembangan implementasi IoT, permasalahan yang ada, solusi yang bisa digali, dan berbagai inisiatif yang dapat mendorong pengadopsian IoT di Indonesia seperti IoT Roadmap, Making Indonesia 4.0, dan Towards 100 Smart City. Secara khusus, akan didiskusikan soal implementasi IoT di industri transportasi dan logistik, e-commerce, perbankan dan keuangan, serta Smart City.   

Konferensi ini juga akan mengetengahkan bagaimana IoT diimplementasikan dan sejumlah studi kasus di negara lain. Contohnya adalah pengaruh IoT dalam Thailand 4.0 dan studi kasus manufaktur pintar di Siam City Cement; lab hidup IoT di kota Fukuoka, Jepang; dan contoh utilisasi IoT untuk mengembangkan sistem pengelolaan energi yang lebih baik di Malaysia.

“Asia IoT Business Platform adalah platform industri yang dinamis, yang semakin relevan dengan era masa kini, di mana transformasi digital telah menjadi sangat penting bagi bisnis di berbagai sektor. IoT memainkan peranan penting dalam berbagai inisiatif transformasi digital dan Asia IoT Business Platform edisi ke-25 akan menghadirkan diskusi mendalam mengenai IoT dan memamerkan teknologi IoT terbaru, untuk membantu perusahaan di negara ini mengadopsi strategi transformasi digital yang benar,” kata Irza Suprapto, Direktur Asia IoT Business Platform.

Pembicara-pembicara yang telah mengkonfirmasi kehadirannya, antara lain: Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kominfo; Dr. Ir. Ismail, Direktur Jenderal Sumber Daya & Perangkat Pos & Informatika, Kominfo; Herfini Haryono, Director & Chief Business Officer, Indosat Ooredoo: Arief Musta'in, Head of Digital Service Division, Telkom Indonesia; Kirill Mankovski, Chief Enterprise & SME Officer, XL Axiata; Diomedes Kastanis, Head of IoT, Singtel; Gerhard Loots, Head of IoT & M2M, Telstra; Ravinder Mawa, CIO, Sinar Mas Mining; Ahyani Raksanagara, Kepala Dinas Kominfo Kota Bandung; Freddy Theodorus, ICT Head, Lippo Karawaci; dan Kaspar Situmorang, EVP Digital Banking, Bank Rakyat Indonesia.


Event ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi RI, Fujitsu, N'osairis, Dassault Systemes, Infoblox, Nutanix, Quantum Inventions, Indosat Ooredoo, Telkom Indonesia, XL Axiata, SGTech, and Taiwan Excellence.